880 total views
TUAL, INN INDONESIA – Harga cabai rawit di Pasar Tradisional Maren, Kota Tual, Maluku, turun drastis jadi Rp 28 ribu per kilogram.
Menurut salah satu pedagang cabai, Mas Wahid (37), penurunan harga cabai telah terjadi sejak dua pekan terakhir.
“Sudah dua minggu terakhir ini, harga cabai di pasar turun hingga Rp 28 ribu perkilo gram,” ujarnya saat ditemui INN Indonesia.com, Senin (30/5/2022) siang.
Sebelumnya harga jual cabai rawit di Pasar Maren Rp 80 sampai dengan Rp 190 ribu perkilo.
Sementara itu, harga cabai keriting sendiri menjadi Rp 20 ribu per kilo dari harga sebelumnya yakni Rp 60 per kilonya.
Menurutnya, harga cabai turun dikarenakan pasokan di pasar yang begitu melimpah.
“Kalau dua pekan kemarin itu harga naik sampai Rp 150 ribu per kilo sampai Rp 190 ribu per kilogramnya, tetapi satu minggu ini harga turun,” kata Nurima, pedagang lainnya.
Dia menyebutkan, pasokan yang mereka dapatkan bukan saja dari petani lokal, tetapi juga dari Ambon dan SBT
“Kita dapat dari Ambon hingga dari SBT. Namun biasanya dapat juga dari Namlea, ada juga dari petani lokal,” sebut Nurima
Nurima memabahkan, kalau harga cabai tidak menentu di sebabkan kapal yang masuk di kota Tual hanya satu.
“Kadang-kadang harga cabai naik karena pasokan serta kapal yang membuat harga juga itu naik dan turun,” ucap Nurima.
Dia berharap, secapatnya perhubungan antara Ambon Tual lancar kembali sehingga hanga cabai di Tual juga ikut stabil.
“Ya, harapannya kapal capat lancar antara Ambon Tual untuk harga kembali stabil,” tutupnya.


