424 total views
INN NEWS – Gangguan ginjal akut masih jadi pekerjaan rumah pemerintah untuk cepat dituntaskan.
Upaya pemerintah menangani gangguan ginjal akut tersebut dilakukan dengan memesan obat Fomepizole dari Jepang.
Obat Fomepizole dipesan dan akhirnya tiba di Indonesia pada 28 Oktober 2022. Total obat yang dipesan dari Jepang sebanyak 200 unit.
Sebelum digunakan obat ini masih perlu diberikan keterangan di kemasan.
Sebab kemasan obat Fomepizole masih berbahasa Jepang.
“Fomepizole sudah tiba dan akan kami lengkapi dengan package insert bahasa Indonesia, karena semua informasi dalam Bahasa Jepang.” Kata Kementerian Kesehatan melansir MNC Portal, Sabtu, 29 Oktober 2022.
Informasi tambahan, sebelumnya juru bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril menerangkan pada obat penanganan keracunan etilen glikol dan dietilen glikol berstatus hibah dari Jepang.
Adanya obat dari Jepang tersebut pihak Kemenkes berharap ada percepatan dari distribusi, percepatan dalam perawatan semua pasien bisa berjalan.
Selain itu obat satu ini juga dipastikan gratis digunakan masyarakat.
Selain dari Jepang, pemerintah juga mendatangkan obat menangani kasus gangguan ginjal tersebut dari Singapura.
Sebanyak 30 vial obat penangkal racun didatangkan dari Singapura. Selain Singapura, obat khusus gangguan ginjal akut juga didatangkan dari Australia sebanyak 16 vial.
Diketahui, Fomepizole dikenal sebagai obat antidom atau disebut penangkal racun.
Biasanya Fomepizole digunakan sebagai pelengkap untuk proses cuci darah. Pada intinya sistem kerja obat satu ini digunakan untuk mengeluarkan racun di tubuh.


