755 total views
INN NEWS – Belum lama menjabat sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan, Heru Budi Hartono memberhentikan Mohamad Aprindy dari jabatannya sebagai direktur utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta (Perseroda).
Keputusan Heru Budi tersebut terbilang berani sekaligus menjadi langkah cukup besar melihat masa aktif Heru baru tiga minggu dilantik untuk memimpin Jakarta.
Padahal masa kerja Aprindy sebagai Dirut MRT Jakarta baru berjalan tiga bulan.
Aprindy baru dilantik sebagai Dirut MRT Jakarta oleh eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada 22 Juli 2022 lalu.
Tidak hanya memberhentikan Dirut MRT Jakarta saja, tetapi Heru juga menggantikan Dewan Komisaris PT MRT Jakarta.
Heru pun menunjuk Tuhiyat sebagai Dirut PT MRT Jakarta.
Tuhiyat ditunjuk Heru karena mengetahui seluk beluk seputar pengembangan MRT di Ibu Kota.
“Beliau memang dari sejak awal berdirinya MRT sudah paham,” kata Heru.
Diketahui Tuhiyat memang sempat menduduki jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta dalam kurun waktu 7 tahun. Sehingga sosok Tuhiyat dianggap kompatibel menduduki posisi Dirut MRT.
Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Fitria Rahardini mengungkapkan, tidak hanya Dirut, jajaran direksi sampai komisaris PT MRT Jakarta juga dirombak.
“Penggantian Direktur Utama, Komisaris Utama, dan anggota komisaris telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan, melalui keputusan para pemegang saham RUPS yang telah menandatangani di tanggal 25 Oktober 2022,” kata Fitria.


