HomeUncategorizedBenjamin Netanyahu Menang Pemilu, Bahrain Pastikan Tetap Bermitra dengan Israel

Benjamin Netanyahu Menang Pemilu, Bahrain Pastikan Tetap Bermitra dengan Israel

Published on

spot_img

 718 total views

INN NEWS – Bahrain pastikan akan terus membangun hubungannya dengan Israel, meski yang memenangkan pemilu Israel adalah perdana menteri sebelumnya, Benjamin Netanyahu dan sekutunya.

Kepastian tersebut disampaikan penasihat diplomatik Raja Bahrain, Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifa, Sabtu 5 November 2022.

Sheikh Khalid mengatakan, kemenangan Netanyahu adalah suatu hal “normal dan selalu diharapkan”.

“Kami memiliki sebuah perjanjian dengan Israel, yang adalah bagian dari Kesepakatan Abraham,

Sheikh Kalik menegaskan, Bahrain akan tetap memegang kesepakatan tersebut dan berharap akan berlanjut di jalur yang sama dan terus membangun kemitraan bersama.

“Kami ingin menjadi contoh dan berhasil bersama dalam menghadapi semua ancaman,” kata Sheikh Khalid menanggapi pertanyaan tentang suatu pendekatan regional multilateral Bahrain terhadap keamanan yang mencakup Israel.

Para pemimpin Arab sebagian besar bersikap diam tentang kemenangan Netanyahu, yang memiliki catatan oposisi garis keras terhadap kekuatan Muslim Syiah Iran.

Sikap oposisi itu telah membantu Netanyahu menjalin hubungan dengan para pemimpin Teluk Muslim Sunni.

Israel, di bawah pemerintahan Netanyahu pada 2020, menormalkan hubungan dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain di mana ada kekhawatiran atas pengaruh regional Iran yang mendominasi strategi keamanan.

Penormalan hubungan Israel dengan UAE dan Bahrain itu dilakukan di bawah pakta yang ditengahi Amerika Serikat yang disebut Kesepakatan Abraham.

Selama kunjungan Presiden AS Joe Biden pada Juli ke Israel dan Arab Saudi, para pejabat Amerika Serikat dan Israel mengemukakan gagasan tentang sistem pertahanan udara Timur Tengah yang terintegrasi.

Arab Saudi merestui Kesepakatan Abraham tetapi belum secara resmi mengakui Israel.

“Kami ingin memastikan bahwa kami tidak harus mencapai hari di mana kami akan menghadapi beberapa kemunduran keamanan di kawasan dalam bentuk apa pun,” kata Sheikh Khalid, yang negaranya (Bahrain) merupakan rumah bagi Armada Kelima Angkatan Laut AS.

“Kami ingin kawasan itu mencapai kesepakatan di antara semua negara dan sepakat untuk melawan segala bentuk permusuhan dari pihak mana pun ke pihak lain mana pun,” ujarnya.

Negara-negara Teluk dan Israel berbagi keprihatinan atas program nuklir dan misil Iran serta jaringan proksi regionalnya. Negara-negara Teluk mengandalkan Amerika Serikat untuk keamanan mereka, tetapi telah mempertanyakan komitmen AS terhadap wilayah tersebut.

Sementara itu, Israel dan Bahrain sedang merundingkan perjanjian perdagangan bebas yang mereka harapkan akan ditandatangani sebelum akhir 2022, kata pejabat dari kedua negara pada Oktober.

REUTERS

Artikel Terbaru

Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Bawa 11 Tuntutan ke Pemerintah

  INNNEWS – Ribuan buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi...

Dugaan Mafia Tanah PTSL di Bogor Dibongkar

INNNEWS – Polda Metro Jaya mengungkap dugaan praktik mafia tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis...

Pria Ditemukan Tewas di Area GBK setelah Kirim Sinyal SOS

  INNNEWS – Seorang pria berinisial FS (30) ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK),...

Penanganan Karhutla: Kapal & Helikopter Jepang Bersiap, Satwa Jadi Perhatian

  INNNEWS – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan semakin diperkuat dengan kedatangan...

artikel yang mirip

Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Bawa 11 Tuntutan ke Pemerintah

  INNNEWS – Ribuan buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi...

Dugaan Mafia Tanah PTSL di Bogor Dibongkar

INNNEWS – Polda Metro Jaya mengungkap dugaan praktik mafia tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis...

Pria Ditemukan Tewas di Area GBK setelah Kirim Sinyal SOS

  INNNEWS – Seorang pria berinisial FS (30) ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK),...