HomeUncategorizedBenjamin Netanyahu Menang Pemilu, Bahrain Pastikan Tetap Bermitra dengan Israel

Benjamin Netanyahu Menang Pemilu, Bahrain Pastikan Tetap Bermitra dengan Israel

Published on

spot_img

 688 total views

INN NEWS – Bahrain pastikan akan terus membangun hubungannya dengan Israel, meski yang memenangkan pemilu Israel adalah perdana menteri sebelumnya, Benjamin Netanyahu dan sekutunya.

Kepastian tersebut disampaikan penasihat diplomatik Raja Bahrain, Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifa, Sabtu 5 November 2022.

Sheikh Khalid mengatakan, kemenangan Netanyahu adalah suatu hal “normal dan selalu diharapkan”.

“Kami memiliki sebuah perjanjian dengan Israel, yang adalah bagian dari Kesepakatan Abraham,

Sheikh Kalik menegaskan, Bahrain akan tetap memegang kesepakatan tersebut dan berharap akan berlanjut di jalur yang sama dan terus membangun kemitraan bersama.

“Kami ingin menjadi contoh dan berhasil bersama dalam menghadapi semua ancaman,” kata Sheikh Khalid menanggapi pertanyaan tentang suatu pendekatan regional multilateral Bahrain terhadap keamanan yang mencakup Israel.

Para pemimpin Arab sebagian besar bersikap diam tentang kemenangan Netanyahu, yang memiliki catatan oposisi garis keras terhadap kekuatan Muslim Syiah Iran.

Sikap oposisi itu telah membantu Netanyahu menjalin hubungan dengan para pemimpin Teluk Muslim Sunni.

Israel, di bawah pemerintahan Netanyahu pada 2020, menormalkan hubungan dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain di mana ada kekhawatiran atas pengaruh regional Iran yang mendominasi strategi keamanan.

Penormalan hubungan Israel dengan UAE dan Bahrain itu dilakukan di bawah pakta yang ditengahi Amerika Serikat yang disebut Kesepakatan Abraham.

Selama kunjungan Presiden AS Joe Biden pada Juli ke Israel dan Arab Saudi, para pejabat Amerika Serikat dan Israel mengemukakan gagasan tentang sistem pertahanan udara Timur Tengah yang terintegrasi.

Arab Saudi merestui Kesepakatan Abraham tetapi belum secara resmi mengakui Israel.

“Kami ingin memastikan bahwa kami tidak harus mencapai hari di mana kami akan menghadapi beberapa kemunduran keamanan di kawasan dalam bentuk apa pun,” kata Sheikh Khalid, yang negaranya (Bahrain) merupakan rumah bagi Armada Kelima Angkatan Laut AS.

“Kami ingin kawasan itu mencapai kesepakatan di antara semua negara dan sepakat untuk melawan segala bentuk permusuhan dari pihak mana pun ke pihak lain mana pun,” ujarnya.

Negara-negara Teluk dan Israel berbagi keprihatinan atas program nuklir dan misil Iran serta jaringan proksi regionalnya. Negara-negara Teluk mengandalkan Amerika Serikat untuk keamanan mereka, tetapi telah mempertanyakan komitmen AS terhadap wilayah tersebut.

Sementara itu, Israel dan Bahrain sedang merundingkan perjanjian perdagangan bebas yang mereka harapkan akan ditandatangani sebelum akhir 2022, kata pejabat dari kedua negara pada Oktober.

REUTERS

Artikel Terbaru

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

artikel yang mirip

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...