HomeUncategorizedJANGAN DITIRU! Dimarahi Ortu, Siswi SMP di Surabaya Terjun dari Lantai 2...

JANGAN DITIRU! Dimarahi Ortu, Siswi SMP di Surabaya Terjun dari Lantai 2 Sekolah 

Published on

spot_img

 126 total views

SURABAYA – Kisah dalam artikel ini tidak untuk ditiru. Jika anda mengalami masalah serupa ataupun masalah lainnya, jangan nekat. Segera temui orang-orang terdekat anda/komunitas rohani yang anda percaya untuk berbagi dan menemukan solusi.

Seorang siswi SMP di Surabaya nekat terjun dari lantai dua Sekolahnya di Jalan Pacar Surabaya, Jawa Timur.

Dia terjun dari lantai 2 ke lantai 1 setinggi kurang lebih 4 meter, sekitar pukul 07.30 WIB, Jumat 25 November 2022.

Aksi nekat siswi tersebut lantaran masalah keluarganya sendiri.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, siswi berusia 13 tahun itu terus termenung saat tiba di sekolah.

Dia terus murung dan tidak banyak bicara seperti hari-hari sebelumnya.

Saat ditanya korban nekat meloncat dari lantai 2 karena sering dimarahi orangtua. Namun pihak sekolah tidak bisa memastikan.

“Sepertinya begitu (Ada masalah dengan orangtuanya). Detailnya apa tidak tahu, yang tahu teman-teman dan orang-orang yang menemaninya di rumah sakit,” kata Humas SMP di Surabaya, Sri Wahyuningsih kepada wartawan, seperti diberitakan detik.com.

“Hari ini kata teman-temannya dia sudah diam saja. Waktu datang juga diam. Nah tiap hari Jumat itu ada tema ‘Jumat Sehat’, jadi saat teman-temannya ganti baju pramuka, tiba-tiba mereka melihat dia naik trus terjun gitu,” tambahnya.

Secara serempak, tambah dia, seluruh temannya yang melihat berteriak.

“Jatuh, jatuh, jatuh…Ada yang jatuh,” tambah Bu Wahyu menirukan teriakan siswa-siswinya.

Kini korban yang mengalami patah tulang kaki kanan dirawat di RSUD Soewandhie. Korban juga didampingi wali kelas, kepala sekolah, guru bimbingan konseling (BK). “Kepala sekolah, guru BK dan wali kelasnya masih menunggu dan menemaninya di RS,” tandasnya.

 

 

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.