HomeUncategorizedHari Amal Bhakti ke-77, Ganjar Ajak Warga Jateng Gotong Royong Rawat Toleransi...

Hari Amal Bhakti ke-77, Ganjar Ajak Warga Jateng Gotong Royong Rawat Toleransi Beragama

Published on

spot_img

 584 total views

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengikuti jalan sehat kerukunan yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jawa Tengah yang merupakan bagian rangkaian dari peringatan Hari Amal Bhakti yang ke-77 Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Ganjar mengpresiasi Kemenag karena telah menyelenggarakan kegiatan jalan sehat kerukunan yang diadakan serentak di seluruh Indonesia.

“Ini programnya bagus ya, program jalan sehat dan yang hadir tokoh-tokoh dari berbagai agama. Bagaimana kita membina kerukunan dalam berbagai kegiatan yang diinisiasi Kemenag dan serentak se-Indonesia,” kata Ganjar di Stadion Diponegoro, Kota Semarang, Sabtu, 14 Januari 2023.

Kata Ganjar, kegiatan jalan sehat kerukunan yang diikuti peserta lintas agama itu merupakan cerminan dari masyarakat Jawa Tengah yang toleran, rukun dan memiliki semangat gotong royong antar umat beragama.

Ganjar pun mendorong semua umat beragama di Jateng selalu dalam situasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi mendamaikan.

Sehingga, lanjut Ganjar, suatu gerakan sosial antar masyarakat yang tercipta dari kegiatan-kegiatan seperti jalan sehat kerukunan tersebut mampu menciptakan masyarakat yang bahagia.

“Wabil khusus di Jawa Tengah, ya seperti ini. Rukun terus dalam kegiatan keseharian bergotong royong, ketika menjalankan ibadah saling menghormati dan ini bisa dijadikan gerakan,” ucapnya.

“Jadi sebenarnya masyarakat kita masyarakat yang toleran, saling menghormati, suka bekerja sama dan inilah nilai-nilai yang terus dikembangkan,” sambung Ganjar.

Sebagai informasi, jalan sehat kerukunan memperingati Hari Amal Bhakti Kemenag Republik Indonesia ke-77 itu diikuti ribuan peserta lintas dari masing-masing kanwil se-Jawa Tengah.

 

 

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.