HomeUncategorizedJokowi Ingatkan Para Kepala Daerah Soal Larangan Ibadah untuk Non Muslim "Hati-hati!"

Jokowi Ingatkan Para Kepala Daerah Soal Larangan Ibadah untuk Non Muslim “Hati-hati!”

Published on

spot_img

 129 total views

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memperingatkan para kepala daerah tentang pentingnya kebebasan beragama. Dia  menegaskan bahwa setiap agama memiliki hak yang sama dalam beribadah.

Hal ini ditegaskan Jokowi saat memberikan sambutan pada Rakornas Kepala Daerah dan FKPD se-Indonesia, Selasa, 17 Januari 2023 di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat.

Rakornas tersebut dihadiri oleh seluruh kepala daerah tingkat kabupaten/kota hingga provinsi di Sentul

“Kemudian ini mumpung juga ketemu bupati dan wali kota. Mengenai kebebasan beribadah dan kebebasan beragama. Ini hati-hati. Ini yang beragama Kristen, Katolik, Hindu, dan Konghucu, hati-hati. Ini memiliki hak yang sama dalam beribadah. Memiliki hak yang sama dalam hal kebebasan beragama dan beribadah,” tegas Jokowi.

Ditegaskan Jokowi, beragama dan beribadah itu dijamin oleh konstitusi, sehingga para kepala daerah harus memahaminya. Jokowi tak ingin konstitusi dikalahkan oleh kesepakatan.

“Beragama dan beribadah itu dijamin oleh konstitusi kita, dijamin oleh UUD 1945 Pasal 29 ayat 2. Sekali lagi dijamin oleh konstitusi. Ini harus ngerti. Dandim, kapolres, kapolda, pangdam harus ngerti ini, kejari-kejati. Jangan sampai yang namanya konstitusi itu kalah oleh kesepakatan. Konstitusi tidak boleh kalah dengan kesepakatan,” terang Jokowi.

Jokowi pun mencontohkannya dengan adanya rapat Forum Kerukunan Umat Beragama. Dia juga tak ingin konstitusi kalah dengan perwali.

“Ada rapat, FKUB misalnya, ini misalnya, sepakat tidak memperbolehkan membangun tempat ibadah. Hati-hati lho, konstitusi kita menjamin itu. Ada peraturan wali kota atau ada instruksi bupati, hati-hati lho, kita semua harus tahu masalah ini. Konstitusi kita itu memberikan kebebasan beragama dan beribadah meskipun hanya satu, dua, atau tiga kota atau kabupaten, tapi hati-hati mengenai ini,” jelasnya.

Hal itu ditegaskannya lantaran masih melihat maraknya masalah kebebasan beragama. Dia merasa sedih jika mendengar kabar kasus seperti ini. “Karena saya lihat masih terjadi. Kadang-kadang saya berpikir, sesusah itukah orang yang akan beribadah. Sedih itu kalau kita mendengar,” pungkasnya.

Artikel Terbaru

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.

Arab Saudi Diam-diam Bantu Israel Tangkis Serangan Iran

INN Internasional - Jerusalem Post, Selasa, 16 April 2024 memberitakan bahwa Kerajaan Arab Saudi membantu Israel untuk menangkis serangan Iran belum lama ini.

artikel yang mirip

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.