HomeUncategorizedMenyambut Imlek 2023, Pemkot Yogya Akan Gelar Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Catat...

Menyambut Imlek 2023, Pemkot Yogya Akan Gelar Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Catat Tanggalnya

Published on

spot_img

 1,027 total views

YOGYAKARTA – Menyambut Tahun Baru Imlek 2023 yang jatuh pada Minggu, 22 Januari mendatang, akan ada banyak acara atau event yang digelar di Kota Yogyakarta.

Di Imlek kali ini, beberapa kota akan menghadirkan event-event secara luring setelah dua tahun tidak diadakan karena Pandemi Covid-19.

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah bersiap menyambut tahun baru Imlek dengan membuat rencana kegiatan Imlek terbesar yakni Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) pada Imlek kali ini.

Kegiatan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta yang digelar tahun ini adalah PBTY ke XVIII.

Mengutip Jogjaprov.go.id, Ketua Pelaksana PBTY, Sugiarto menjelaskan, PBTY XVII akan kembali digelar secara luring. Seperti agenda sebelumnya bahwa lokasinya diadakan di Ketandan dalam kurung waktu satu minggu pada 30 Januari sampai 5 Februari 2023.

Baca juga: 5 Spot Wisata Imlek di Yogya, Seru Jika Bareng Keluarga dan Orang Tersayang

Selanjutnya Sugiarto menambahkan bahwa PBTY XVIII 2023 kali ini menggunakan tema Bangkit Jogjaku Untuk Indonesia.

Pembukaan PBTY XVIII dilakukan tertanggal 30 Januari 2023 sedangkan dari penutupannya dilakukan pada 5 Februari 2023.

Berikut ini ada rangkaian acara dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta untuk tahun 2023:

  • 30 Januari 2023 jadi momen pembukaan PBTY
  • 30 Januari sampai 5 Februari dibukanya pagelaran seni dan budaya, hingga lomba ataupun pameran. Selain itu ada stand bazar hingga panggung pentas seni
  • 4 Februari ada event karnaval di Ketandan
  • 5 Februari penutupan PBTY

 

 

Artikel Terbaru

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

“Skandal BYAN”: Haji Isam, Bank Mandiri, dan Pertanyaan Besar di Balik Transaksi Rp26 Triliun

INNNEWS - Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar saham global yang menjadi...

artikel yang mirip

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...