HomeOpiniDuh! Bapak Politik Identitas Diusung Partai Politik Identitas Jadi Capres, Reuni 2017

Duh! Bapak Politik Identitas Diusung Partai Politik Identitas Jadi Capres, Reuni 2017

Published on

spot_img

 275 total views

INN NEWS – Pemilihan Presiden di tahun 2024 kian dekat. Beberapa partai politik (Parpol) sudah mendeklarasikan calon presiden (capres). Setelah NasDem dan koalisinya yang belum jelas mengusung eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Partai Ummat pun baru saja mendeklarasikan capres mereka.

Partai Ummat di penutupan rapat kerja nasional (Rakernas) I di Jakarta, Rabu 15 Februari 2023, juga mendeklarasikan Anies sebagai capres 2024.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais. “Jadi, tadi mengenai presiden, itu disebut langsung namanya Anies Baswedan,” kata Amien.

Amien mengumumkan itu bersama dengan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi yang juga berada di atas panggung.

Diketahui, capres pilihan Partai Ummat itu sejak 2017 telah dilabeli sebagai bapak politik identitas Indonesia lantaran memerankan secara nyata praktik politik identitas bersama pendukungnya di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Label bapak politik identitas Indonesia kepada Anies itu kini sejalan dengan Partai Ummat yang secara terang-terangan menyampaikan partainya mengusung politik identitas.

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, menyampaikan partainya mengusung politik identitas. Awalnya dia mengatakan partainya akan melawan narasi politik yang kosong dan menyesatkan dengan cara berada dan elegan.

Baca juga: Anies Belum “Laundry” Dosa Politik Pilgub DKI, Ngaku Aja Ogah 

“Partai Ummat secara khusus akan melawan dengan cara yang beradab dan elegan narasi latah yang kosong dan menyesatkan, yaitu (dengan) politik identitas. Kita akan secara lantang mengatakan, ‘Ya, kami Partai Ummat, dan kami adalah politik identitas’,” kata Ridho saat membuka rapat kerja nasional perdana Partai Ummat di Asrama Haji, Jakarta Timur, belum lama ini.

Dideklarasikannya Anies sebagai capres Partai Ummat yang mengusung politik identitas, seolah menghidupkan kembali permainan di 2017 dengan beberapa tokoh yang masih sama pula. Mereka mulai reuni dan akan menggencarkan kekuatan dimana-mana.

Sementara itu, seperti diketahui, para elit politik, hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkali-kali telah mewanti-wanti untuk tidak menggunakan politik identitas lagi dalam pemilu.

Wanti-wanti itu sekiranya juga bertolak pada panasnya tensi politik pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Dengan adanya trauma publik, terminologi politik identitas menjadi istilah yang sangat dihindari, khususnya oleh para elite politik hingga masyarakat pada umumnya.

Apalagi masyarakat sekarang yang bisa dengan mudah melihat rekam jejak seseorang yang memainkan politik kotor dengan memanfaatkan agama dan identitas tertentu melalui media massa. Sehingga mereka akan lebih jeli memilih pemimpin yang mampu memajukan Indonesia lewat keberagaman bukan dengan memanfaatkan politik identitas.

Sementara calon pemimpin yang memainkan politik identitas hanya akan dipilih oleh orang-orang yang anti nasionalisme, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika.

Lalu apakah dengan Partai Ummat sedang mempersiapkan jalannya untuk bunuh diri di awal pertarungan?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terbaru

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.

Arab Saudi Diam-diam Bantu Israel Tangkis Serangan Iran

INN Internasional - Jerusalem Post, Selasa, 16 April 2024 memberitakan bahwa Kerajaan Arab Saudi membantu Israel untuk menangkis serangan Iran belum lama ini.

artikel yang mirip

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.