HomeUncategorizedGagas Indonesia Baru, Ganjar Beberkan Cara Atasi Pungli Hingga Urusan Pendidikan

Gagas Indonesia Baru, Ganjar Beberkan Cara Atasi Pungli Hingga Urusan Pendidikan

Published on

spot_img

 753 total views

INN NEWS – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir sebagai pemateri dalam seminar bertajuk Menggagas Indonesia Baru, di Balikpapan Sport and Convention Center (Dome) baru-baru ini. Seminar tersebut merupakan rangkaian Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII.

Saat seminar, tampak kader-kader Pemuda Muhammadiyah (PM) dari berbagai provinsi antusias bertanya kepada Ganjar. Kader PM Bali Rahmatullah misalnya, bertanya soal cara Ganjar melindungi pengusaha kecil dari kesulitan perizinan dan permodalan.

Sedangkan Kahar, dari Bantaeng Sulawesi Selatan, menanyakan persoalan pendidikan.

“Siswa setelah lulus tidak tahu kerja apa, karena otaknya cuma cari kerja, tidak pernah berpikir mau usaha apa,” katanya dalam seminar yang juga menghadirkan Ketua Umum Kadin, Arsyad Rasyid, sebagai pemateri selain Ganjar.

Sedangkan kader Pemuda Muhammadiyah asal Palembang, Hakim, menanyakan persoalan birokrasi yang terhambat oleh feodalisme dan perpecahan akibat beda dukungan politik.

“Kalau kemarin tidak mendukung lalu dimutasi, apakah di Jateng sama?” tanya dia.

Satu persatu pertanyaan itu dijawab Ganjar. Ia memberi contoh-contoh apa yang sudah dikerjakan di Jawa Tengah. Bagaimana Ganjar menggelar lelang jabatan untuk menghilangkan jual beli jabatan di birokrasi. Bagaimana dia merangkul seluruh pejabat, tidak peduli mendukung dirinya dalam pemilihan atau tidak.

Ganjar juga bercerita, dia mendirikan sekolah boarding gratis khusus siswa miskin. Dengan sekolah itu, Ganjar mengubah ribuan keluarga yang semula miskin menjadi sejahtera.

“Kalau urusan perizinan, pungli saya terjun langsung. Nomor telepon saya sebar, UMKM yang sulit izin PIRT misalnya, cukup WA, saya bereskan,” jelasnya.

Di akhir seminar, Ganjar mengingatkan betapa banyak masalah bangsa yang menunggu Pemuda Muhammadiyah turun tangan. Satu di antaranya, adalah urusan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Urusan reformasi belum beres. Itu PR Kita. Apalagi di tengah tekanan global yang butuh konsep dan kreativitas kita untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik ke depan. Saya yakin diskusi ini tidak bisa menyelesaikan semuanya tapi saya yakin kita akan bertemu lagi untuk bekerja sama lebih erat, menyelesaikan satu persatu persoalan bangsa,” tandas Ganjar.

Semarang Raya Terkini

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....