HomeGlobalTolak Israel, Indonesia Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Tolak Israel, Indonesia Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Published on

spot_img

 238 total views

INN NEWS – FIFA secara resmi membatalkan agenda drawing atau pengundian Piala Dunia U-20 2023 yang rencananya digelar di Bali karena berbagai penolakan terhadap Timnas Israel.

Drawing Piala Dunia U-20 2023 rencananya akan digelar di Bali pada 31 Maret 2023. Seluruh tim peserta, termasuk timnas Israel akan hadir di sana untuk menyaksikan secara langsung.

Salah satu penyebab utamanya juga karena penolakan kehadiran timnas Israel dari Gubernur Bali I Wayan Koster.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kejelasan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 setelah agenda drawing atau pengundian resmi dibatalkan.

“Soal persentase kegagalan atau keberhasilan (Piala Dunia U-20 2023) kami belum berani berbicara karena dengan dibatalkannya drawing kan berarti sudah ada kemunduran dan sebagainya,” ujarnya dalam konferensi pers di GBK Arena, Minggu, 26 Maret 2023.

Baca juga: Soal Penolakan Israel, Ali Ngabalin Minta Semua Pihak Tak Campur Aduk Politik dengan Olahraga

Arya mengungkapkan saat ini pihaknya sedang berupaya melakukan pendekatan diplomasi dengan FIFA. Namun dia memastikan dari pihak pemerintah tidak ada keinginan mundur.

“Kami belum berani memberi tahu berapa presentase keberhasilannya. Yang pasti, pemerintah masih secara umum tidak ada (keinginan) mundur, belum ada pernyataan resmi,” ujar Arya.

Lebih lanjut, Arya belum bisa memastikan waktu dan lokasi drawing Piala Dunia U-20 2023. Saat ini Ketua Umum PSSI yang sekaligus Ketua LOC Erick Thohir disebutkan sedang berkoordinasi dengan Kementerian Luar negeri dan Kemenpora.

Masalah ini, akan dilaporkan juga kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam upaya mencari solusi untuk menyelematkan sepak bola Indonesia agar tidak terkena sanksi FIFA.

“Yang pasti semua opsi akan dibawa oleh pak Erick untuk melakukan diplomasi, bagaimana menyelamatkan Piala Dunia U-20, semua cara akan dipakai, termasuk menyelamatkan Indonesia dari sanksi FIFA,” tutur Arya.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Gubernur Bali dan mereka tetap diposisinya dan kami PSSI menghargai itu,” katanya menambahkan.

 

 

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.