HomeGaya HidupKecap Bisa Redakan Batuk, Mitos atau Fakta?

Kecap Bisa Redakan Batuk, Mitos atau Fakta?

Published on

spot_img

 131 total views

INN NEWS – Batuk merupakan respons alami tubuh untuk mengeluarkan partikel, iritan, atau kuman dari dalam saluran pernapasan. Jika sebabkan oleh infeksi saluran pernapasan, batuk juga bisa diikuti dengan keluhan lain, seperti pilek, hidung tersumbat, atau sakit tenggorokan.

Sebelum mencari pengobatan medis, sebagian orang mungkin akan mencoba beragam cara alami, salah satunya dengan mengonsumsi kecap dengan tambahan lain, seperti jeruk nipis atau gula, atau tanpa tambahan lain.

Fakta Seputar Kecap untuk Menangkal Batuk

Anggapan kecap untuk menangkal batuk hanyalah mitos belaka. Jadi, tidak perlu kamu percayai sepenuhnya. Sampai saat ini pun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa kecap bermanfaat untuk menangkal atau mengatasi batuk.

Namun, ada anggapan lain yang sering kali dikaitkan dengan kecap untuk batuk, yaitu jeruk nipis dan lemon. Faktanya, jeruk nipis mengandung senyawa yang bersifat antibakteri dan antijamur serta mengandung antioksidan (terpenoid) yang dapat melawan infeksi virus di saluran pernapasan.

Berkat efek yang dimilikinya, jeruk nipis sering dimanfaatkan untuk menangkal dan mengatasi gejala flu, termasuk batuk. Oleh karena itu, jika ingin tetap menggunakan kecap untuk batuk, kamu bisa mencampurkannya dengan jeruk nipis. Meski begitu, jangan berharap setelah mengonsumsinya batukmu akan langsung sembuh, ya.

Cara Mengatasi Batuk secara Alami

Seperti yang telah disebut di atas, campuran kecap dan jeruk nipis dapat digunakan untuk meredakan batuk dan gejala penyerta lainnya. Cara membuatnya tidak sulit, kamu cukup menambahkan perasan 1 jeruk nipis dengan 2 sendok makan kecap.

Selain jeruk nipis dan kecap, kamu juga bisa coba beberapa cara alami berikut untuk mengatasi batuk:

1. Air garam

Berkumur dengan air garam dapat membersihkan tenggorokan dan mengurangi gejala flu, seperti batuk. Kamu bisa melakukannya dengan mencampurkan 1 sendok teh garam ke dalam satu gelas air hangat, kemudian menjadikannya cairan untuk berkumur.

2. Teh

Kamu juga bisa coba mengonsumsi minuman hangat untuk meredakan batuk dan hidung tersumbat, lho. Misalnya dengan membuat teh hangat. Beberapa jenis teh yang baik kamu konsumsi adalah teh chamomile, teh hijau, atau teh peppermint.

3. Bawang putih

Kandungan allicin yang terdapat pada bawang putih bersifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Makanya, bawang putih bisa kamu gunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan meredakan gejala flu, seperti batuk. Kamu bisa mencampurkannya dengan makanan berkuah lain, misalnya sup.

4. Madu

Madu memiliki efek antibakteri. Efek ini kadang dimanfaatkan untuk meredakan batuk yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Selain diminum secara langsung, madu juga bisa dijadikan pemanis dalam teh hangat.

Jadi sudah jelas ya, kalau minum kecap tidak bisa menangkal batuk. Untuk menangkal batuk, perkuat sistem kekebalan tubuhmu dengan mengonsumsi makanan bergizi, minum air putih 8 gelas per hari, istirahat dan tidur cukup, dan sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan orang yang sedang batuk.

Jika kamu sedang batuk, coba beberapa bahan alami pereda batuk di atas. Bila tidak kunjung sembuh, apalagi disertai dengan gejala lain, seperti demam, batuk berdarah, sakit tenggorokan, hingga sulit bernapas, periksakan diri ke dokter ya, agar dapat mengetahui penyebabnya dan penanganan lebih lanjut.

Alodokter

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.