HomeRisetPenurunan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Sesuai Harapan, Wapres Puas

Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Sesuai Harapan, Wapres Puas

Published on

spot_img

 591 total views

INN NEWS – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja di Jawa Tengah baru-baru ini. Pada akhir kegiatan kunjungan di Jateng, Ma’ruf mengecek program penurunan angka kemiskinan ekstrem, di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo.

Lokasi yang dicek Ma’ruf Amin adalah Desa Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Di desa itu, Ma’ruf senang karena program penurunan kemiskinan ekstrem telah berjalan dan hasilnya sesuai harapan.

Hal itu terlihat saat Ma’ruf yang didampingi istri berdialog dengan Camat Mranggen, Wiwin Edi Widodo. Dalam kesempatan itu, Wiwin menerangkan kondisi kemiskinan ekstrem di kecamatan tersebut, cara intervensinya dan juga hasilnya seperti apa.

“Kami ini masuk sebagai salah satu daerah dengan kemiskinan ekstrem. Di wilayah kami, ada 1.698 kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem, termasuk di Desa Kangkung ini,” terang Wiwin.

Ditambahkan, awalnya kecamatan melakukan pendataan siapa saja warganya yang masuk kategori miskin ekstrem. Setelah itu, intervensi dilakukan dengan bekerja sama antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional.

“Karena seperti pesan Pak Ganjar Pranowo, mengatasi kemiskinan itu harus dikeroyok bersama-sama. Dan Alhamdulillah, dengan semangat itu, kemiskinan ekstrem turun drastis. Di Desa Kangkung ini saja, hanya tinggal 30 persen,” terangnya.

Ma’ruf Amin penasaran intervensi apa yang dilakukan sehingga kemiskinan bisa turun 70 persen. Wiwin menerangkan, pihaknya melakukan pemberdayaan UMKM, keterampilan, dan lainnnya yang dapat menghasilkan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat.

“Selain itu, kami juga berikan akses permodalan dan bantuan pemasaran bagi warga agar mereka bisa mandiri. Dan hasilnya luar biasa memberikan perubahan bagi ekonomi masyarkat,” terangnya.

Wapres tampak puas mendengar penjelasan dari Wiwin. Ia pun terlihat mengacungkan jempol, sebagai tanda apresiasi atau tanda puas, karena rogram penurunan angka kemiskinan ekstrem bisa dijalankan dengan baik di Jateng.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang mendampingi kunjungan kerja Ma’ruf Amin mengatakan, pihaknya sangat serius dalam penanganan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Sejumlah program baik program pusat maupun daerah, digabungkan agar progresnya bisa lebih cepat.

“Setiap minggu kami evaluasi. Beberapa daerah yang masuk kategori miskin ekstrem, kami dorong agar melakukan percepatan. Mereka kan dorong melakukan pendataan, berapa RTLH, jamban, air, listrik, akses pekerjaan atau difabilitas yang ada. Siapa yang sudah dapat bantuan, siapa yang belum, dan siapa yang harus dijamin negara tiap bulannya,” katanya.

Menurut Ganjar, pendataan itu sudah berjalan 100 persen. Saat ini, intervensi juga sudah dilakukan, hanya tinggal percepatan. Ia berharap penurunan angka kemiskinan ekstrem dapat terwujud tiga bulan ke depan.

“Memang kendalanya ya sumber anggaran yang terbatas. Tapi kita tidak boleh putus asa, masih ada Baznas, CSR dan filantropfi yang bisa kami optimalkan untuk melakukan percepatan. Kami genjot agar program ini selesai sesuai target yang ditetapkan Pak Wapres, yakni 2024,” pungkasnya.

Semarang Raya Terkini

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.