HomeGlobalDokumen Intel AS Bocor, Bagaimana Respon Negara-negara yang Disebut di Dalamnya?

Dokumen Intel AS Bocor, Bagaimana Respon Negara-negara yang Disebut di Dalamnya?

Published on

spot_img

 98 total views

INN NEWS – Sudah kurang dari seminggu sejak berita tentang kebocoran dokumen militer AS tentang perang Ukraina muncul.

Peristiwa ini membuat Pentagon perlu mengendalikan dampak negatifnya, termasuk kemungkinan kepercayaan negara sekutu yang luntur karena hal ini.

Pejabat Pentagon yang dikutip BBC mengatakan dokumen itu nyata. Informasi yang tersebar antara lain berisi tentang strategi dan aksi negara-negara dalam campur tangan di Perang Ukraina.

Tidak ada jawaban yang jelas tentang berapa banyak dokumen yang bocor melalui platform Discord itu. Diperkirakan dokumen tersebut berjumlah hingga ratusan. Namun seorang juru bicara Pentagon mengatakan pada Associated Press bahwa dokumen yang bocor menghadirkan “risiko yang sangat serius bagi keamanan nasional”.

Apa Saja yang Dibocorkan?

Kebocoran tersebut menyoroti intensitas AS memantau bagaimana negara sekutunya berinteraksi dengan Rusia dan China.

Sumber dari Associated Press mengatakan bahwa di dokumen itu melaporkan Rusia sedang membangun hubungan yang lebih dekat dengan Uni Emirat Arab, negara Timur Tengah yang kaya minyak yang menjadi tuan rumah instalasi militer penting Amerika.

Pada tanggal 23 Maret, dokumen itu juga menyatakan adanya pasukan khusus Barat yang terdiri dari beberapa negara, seperti Inggris, dengan kontingen paling besar, Latvia, Prancis, AS, dan Belanda.

Kebocoran lain terkait tuduhan bahwa para pemimpin Korea Selatan ragu-ragu untuk mengirimkan peluru artileri ke Ukraina, serta presiden Mesir memerintahkan untuk diam-diam mempersiapkan pengiriman hingga 40.000 roket ke Rusia saat berperang di Ukraina.

Bagaimana Negara-negara Menanggapi?

Saat ini, Pentagon telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi akses dokumen tersebut. Namun, bocornya dokumen tersebut ke publik dan media turut menyeret negara-negara yang disebut di dalamnya.

Pemimpin militer senior telah menghubungi sekutu untuk mengatasi dampak tersebut.

“Kami melakukan panggilan tingkat tinggi untuk meyakinkan mereka tentang komitmen kami menjaga intelijen dan kesetiaan pada kemitraan keamanan kami. (Percakapan) itu dimulai pada akhir pekan dan sedang berlangsung sampai saat ini, ” kata Chris Meagher, asisten menteri pertahanan untuk urusan publik.

Adapun terkait pernyataan hubungan Rusia dan UEA, UEA telah menolak tuduhan itu, menyebut tuduhan tersebut salah. Sementara itu, seorang juru bicara kementerian luar negeri Mesir mengatakan Mesir mempertahankan “tidak terlibat dalam krisis ini dan berkomitmen untuk menjaga jarak yang sama dengan kedua belah pihak.

Korea Selatan juga dengan tegas menyatakan dokumen yang bocor tersebut “benar-benar salah” dan setiap upaya untuk menggoyahkan aliansinya dengan AS adalah tindakan “mengorbankan kepentingan nasional”.

Hingga saat ini, medcom.id merangkum ada total 12 negara yang disebut dalam dokumen tersebut. Informasi yang tersebar pun rata-rata mengarah pada peran dan aksi negara-negara tersebut dalam Perang Ukraina. Beberapa dokumen juga menyebutkan persoalan yang terjadi di Israel.

Menanggapi hal ini Ukraina dilaporkan mengubah rencana militer dan strateginya. Belum diketahui dengan pasti siapa yang membocorkan isi dokumen tersebut. Saat ini Pentagon tengah melakukan investigasi dan memburu pelakunya.

Artikel Terbaru

Kampanye Perdana Ganjar dari Merauke, Dibilang Paling Dekat dan Peduli Orang Papua

MERAUKE  - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo memulai langka awal kampanyenya...

Hindari Adu Gagasan, Gibran Calon Pemimpin Oportunis atau Boneka?

OPINI - Tidak hadirnya cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka di forum diskusi publik yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah menimbulkan banyak tanda tanya.

Analisis Machiavellisme, Pelanggaran Etik Berat Penguasa Negara

Dalam dunia politik, etika memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan dan legitimasi pemerintahan. Pemimpin...

“Republik Ini Pengorbanan, Kenapa yang Baru Berkuasa Mau Bertindak Seperti Orde Baru?”

JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengecam keras ada pihak yang memakai cara tak beretika dan melawan konstitusi untuk meraih kekuasaan.

artikel yang mirip

Kampanye Perdana Ganjar dari Merauke, Dibilang Paling Dekat dan Peduli Orang Papua

MERAUKE  - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo memulai langka awal kampanyenya...

Hindari Adu Gagasan, Gibran Calon Pemimpin Oportunis atau Boneka?

OPINI - Tidak hadirnya cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka di forum diskusi publik yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah menimbulkan banyak tanda tanya.

Analisis Machiavellisme, Pelanggaran Etik Berat Penguasa Negara

Dalam dunia politik, etika memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan dan legitimasi pemerintahan. Pemimpin...