HomeOpiniManuver PDIP Jadi Host Koalisi Besar

Manuver PDIP Jadi Host Koalisi Besar

Published on

spot_img

 408 total views

INN NEWS – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Said Abdullah mengatakan, Ketua DPR RI yang juga salah satu Ketua DPP PDIP, Puan Maharani merupakan pelopor safari politik pertama kali.

Said menerangkan, Puteri Megawati Soekarnoputri itusudah melakukan safari demi menjalin kerja sama politik atau koalisi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Bahkan kata Said, Puan sudah melakukan safari politik sebelum Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar acara silaturahmi antara Presiden Jokowi dengan parpol pendukung pemerintah baru-baru ini.

Sehingga menurutnya, wajar jika PDIP menjadi tuan rumah alias motor dari koalisi besar. “Yang melakukan safari politik pertama kali adalah Puan Maharani. Ke NasDem dulu, Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa. Itu awal sekali sebelum ada acara buka bersama di DPP PAN,” kata Said di Gedung DPR RI, Kamis, 13 April 2023.

Baca juga: Manuver Politik Memanas, Megawati Tegaskan Posisi PDIP Sebagai Tiang Negara, Dekat dengan Wong Cilik

Diketahui gagasan koalisi besar mencuat usai Jokowi merestui peleburan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya dengan Koalisi Indonesia Bersatu. KIR terdiri atas Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa, sementara KIB digawangi oleh Partai Golkar, PAN, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Said memastikan PDIP pasti menggandeng parpol lain saat menghadapi Pemilu 2024. Soal capres cawapres yang diusung, dia mengatakan para Ketua Umum parpol akan duduk bersama mendiskusikan hal tersebut.

Menurut dia, tidak ada hal di republik ini yang tidak ada jalan keluarnya. Di sisi lain, kesepahaman bahwa antar parpol kedudukannya setara diperlukan demi mencapai kesepakatan tersebut.

Said mengatakan PDIP siap menjadi motor alias tuan rumah koalisi besar. Ia mengatakan Puan pun sudah menyatakan bahwa partai besutan Megawati Soekarnoputri ini siap jadi tuan rumah. “Insya Allah (jadi host koalisi). Mbak Puan kan sudah menyatakan menyiapkan dirinya untuk menjadi tuan rumah,” kata Said.

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily menyatakan pintu koalisi besar bagi PDIP sangat terbuka. Hanya saja, kata dia, PDIP mesti mengikuti aturan main koalisi.

“Prinsipnya kami terbuka. Hanya saja kami pastikan bahwa kalau terbuka tentu harus ikut dalam aturan main di koalisi besar,” ucap Ace di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu, 12 April 2023.

Ace mengatakan upaya membangun kesepahaman antarpartai dalam Koalisi Besar menjadi fokus penting. Selain itu, parpol anggota koalisi besar juga mesti paham bahwa ada pihak yang menginisiasi koalisi ini.

Menurut dia, kesepahaman ihwal inisiator koalisi diperlukan demi menghindari polemik di masa mendatang. “Jangan sampai nanti misalnya koalisi sudah dibangun, tapi belakangan ingin menguasai. Tentu itu yang harus dihindari,” pungkasnya.

 

 

Artikel Terbaru

Presiden Korsel Diperlakukan Setara dengan Napi Lain di Penjara

INN Internasional - Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang baru saja ditangkap akan menjalani proses hukum yang sama dengan tahanan lainnya. 

Anak Muda RI Paling Pesimis Soal Situasi Politik & Ekonomi Negara se ASEAN

INN NEWS - Sebuah survei terbaru dari ISEAS-Yusof Ishak Institute mengungkapkan bahwa anak-anak muda di Indonesia merupakan yang paling pesimistis terhadap situasi politik dan ekonomi di negaranya. Survei ini melibatkan 3.081 mahasiswa berusia 18-24 tahun dari enam negara ASEAN, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Kemendiktisaintek Dipenuhi Karangan Bunga ‘Lawan Menteri Zalim’

JAKARTA - Karangan bunga berjejaran di Kantor  Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat pagi ini Senin (20/1).

Besok Dilantik Jadi Presiden AS, Ini Dampak Trump 2.0 pada Pasar Keuangan

INN Internasional - Donald Trump akan kembali ke Gedung Putih pada Senin (20/1/2025) dan menjadi Presiden ke-47 Amerika Serikat (AS)

artikel yang mirip

Presiden Korsel Diperlakukan Setara dengan Napi Lain di Penjara

INN Internasional - Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang baru saja ditangkap akan menjalani proses hukum yang sama dengan tahanan lainnya. 

Anak Muda RI Paling Pesimis Soal Situasi Politik & Ekonomi Negara se ASEAN

INN NEWS - Sebuah survei terbaru dari ISEAS-Yusof Ishak Institute mengungkapkan bahwa anak-anak muda di Indonesia merupakan yang paling pesimistis terhadap situasi politik dan ekonomi di negaranya. Survei ini melibatkan 3.081 mahasiswa berusia 18-24 tahun dari enam negara ASEAN, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Kemendiktisaintek Dipenuhi Karangan Bunga ‘Lawan Menteri Zalim’

JAKARTA - Karangan bunga berjejaran di Kantor  Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat pagi ini Senin (20/1).