HomeHeadlineJateng Punya Rumah Pembaruan Kebangsaan, Menerima Semua Suku di Indonesia

Jateng Punya Rumah Pembaruan Kebangsaan, Menerima Semua Suku di Indonesia

Published on

spot_img

 612 total views

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kini memiliki Rumah Pembauran Kebangsaan (RPK) di Jalan Imam Bonjol Kota Semarang.

Provinsi Jateng merupakan provinsi pertama di Indonesia yang memiliki Rumah Pembauran Kebangsaan.

RPK itu telah diresmikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo baru-baru ini.

Untuk diketahui, RPK dikelola oleh Forum Pembauran Kebangsaan Jateng dan Pemerintah Provinsi Jateng sebagai bentuk komitmen bersama beragam etnis se-Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat meresmikan RPK belum lama ini mengungkapkan, Forum Pembaruan Kebangsaan Jateng saat ini terdiri dari 19 etnis dari Sabang sampai Merauke. Mereka telah tinggal dan mendalami seluk beluk, serta kebudayaan yang ada di Jateng selama bertahun-tahun.

“Mereka datang ke Jawa Tengah, ada Nias, ada Jawa, ada Maluku, ada NTT tadi berkumpul dari Papua juga berkumpul. Mereka bersepakat bahwa perlu sekiranya ada Rumah Pembauran ini agar ada meeting point untuk mereka bisa bertemu,” ungkap Ganjar.

Ganjar menambahkan, diresmikannya RPK Jateng tidak hanya menjadi wadah pemersatu saja, tetapi juga diharapkan dapat menjadi simbol perdamaian untuk saling menjaga dan menghormati antar suku, agama, ras dan golongan.

Karena itu, Pemprov Jateng berkomitmen untuk terus memelihara dan merawat kerukunan yang telah terjalin seperti Bhinneka Tunggal Ika.

Artikel Terbaru

Rekayasa Data Kemiskinan: Ketika Angka Menjadi Ilusi Birokrasi

Di era pemerintahan berbasis data, angka sering kali menjadi tolok ukur utama keberhasilan. Tingkat...

Night Market Ngarsopuro dan SOLO IS SOLO Semarakkan Koridor Gatot Subroto

INNNEWS – Koridor Gatot Subroto kembali menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan melalui digelarnya...

Jazz Triwindu Meriahkan Malam di Depan Pasar Antik Triwindu Solo

INNNEWS – Pertunjukan Jazz Triwindu kembali digelar di depan Pasar Antik Triwindu, Solo, pada...

Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet Hampir 800 Jiwa

INNNEWS– Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang melanda Nepal dan wilayah Tibet di...

artikel yang mirip

Rekayasa Data Kemiskinan: Ketika Angka Menjadi Ilusi Birokrasi

Di era pemerintahan berbasis data, angka sering kali menjadi tolok ukur utama keberhasilan. Tingkat...

Night Market Ngarsopuro dan SOLO IS SOLO Semarakkan Koridor Gatot Subroto

INNNEWS – Koridor Gatot Subroto kembali menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan melalui digelarnya...

Jazz Triwindu Meriahkan Malam di Depan Pasar Antik Triwindu Solo

INNNEWS – Pertunjukan Jazz Triwindu kembali digelar di depan Pasar Antik Triwindu, Solo, pada...