HomeGlobalTegas! Malaysia Sita Ratusan Koleksi Jam Tangan 'Swatch', Dianggap Kampanyekan LGBTQ

Tegas! Malaysia Sita Ratusan Koleksi Jam Tangan ‘Swatch’, Dianggap Kampanyekan LGBTQ

Published on

spot_img

 350 total views

INN NEWS – Pemerintah Malaysia telah menyita jam tangan yang dirilis oleh perusahaan Swiss, Swatch. Adapun rilisan baru jam tangan ini diluncurkan untuk merayakan Global Pride Month, sebuah bulan peringatan hak-hak kaum LGBTQ.

Tindakan tegas pemerintah Malaysia ini dilakukan karena produk Swatch ini dianggap telah mengampanyekan perilaku seksual lesbian, gay, transgender, dan lainnya. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Malayasia telah menggerebek toko Swatch di 11 pusat perbelanjaan pada tanggal 13-14 Mei dan menyita 164 jam tangan dengan total nilai $14,000.

CEO dari Swatch Group Nick Hayek menanggapi hal ini dengan mengatakan bahwa koleksi ini diluncurkan untuk merayakan perdamaian dan kasih sayang.

“Kami sangat menyayangkan bahwa koleksi jam tangan kami yang menggunakan warna pelangi dan memiliki pesan perdamaian dan cinta bisa menjadi hal yang berbahaya (di Malaysia),” ungkap Nick.

Sarah Kok, manajer pemasaran untuk Swatch Malaysia, berkata: “Sesuai instruksi dari kantor pusat Swiss, kami masih akan mengisi stok dan memajangnya di rak.”

Namun pembelaan dari Swatch ini nampaknya tidak sejalan dengan apa yang dipercaya oleh pejabat kementerian Malaysia yang enggan disebut namanya. Ia membela tindakan penyitaan tersebut, dengan mengatakan jam tangan itu bertuliskan “LGBT” dan memiliki enam warna, bukan tujuh dalam pelangi. Sedangkan pelangi dengan enam warna sudah identik dengan simbol LGBTQ.

Malaysia dengan negara mayoritas Muslim memang secara tegas menolak hubungan sesama jenis. Tidak hanya jam Swatch, baru-baru ini oposisi Partai Islam Pan-Malaysia menolak kehadiran band Coldplay yang dianggap mendukung LGBTQ.

Saat ini Mendagri Malaysia Saifuddin Nasution tengah menunggu laporan lebih lanjut tentang masalah ini.

Sementara, Swatch tetap akan menjual jam tangan koleksi Global Pride Month sambil menunggu tim hukum menyelediki perkara ini.

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.