HomeTrendingKaesang Ungkap Alasan Pilih Maju di Pilwalkot Depok daripada Solo, Tak Direstui...

Kaesang Ungkap Alasan Pilih Maju di Pilwalkot Depok daripada Solo, Tak Direstui Gibran?

Published on

spot_img

 276 total views

SOLO – Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep membeberkan alasan dirinya lebih memilih maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Depok daripada Solo di Pilkada 2024.

Menurut Kaesang, dia seharusnya maju jadi calon kepala daerah di kota asalnya, namun tidak menantang lantaran sudah pasti menang.

Hal itu disampaikan Kaesang di akun YouTube pribadinya, Sabtu, 17 Juni 2023.

“Sendiri kan. Solo. Cuma buat saya, ah Solo udah pasti menang saya,” ucap Kaesang.

Baca juga: 4 Parpol Ngotot Dukung Kaesang Maju Pilwalkot Depok, Ada yang Paling Nekat 

Dia mengungkapkan, jika keputusannya untuk maju di Pilkada 2024 sudah direstui keluarga. Dia menuturkan jika keluarganya pada prinsipnyabmendukung setiap pilihan yang sudah dipertimbangkan dengan baik.

Hanya Gibran yang Tak Mendukung

Menurut Kaesang, Gibran masih menganggap dirinya sebagai ancaman.

“Karena aku tahu, dia tuh tahu aku jadi ancaman berat buat dia. Ancaman berat,” kata Kaesang sembari terkekeh.

Diketahui, belum lama ini Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan bakal mengonfirmasi langsung ke Kaesang Pangarep agar bergabung ke PDIP sebelum maju di Pilwalkot Depok.

Menurutnya, Kaesang harus maju lewat PDIP merujuk pada aturan internal partai banteng bahwa satu keluarga tak boleh berbeda partai.

“Nanti saya tanya deh, Mas Kaesang mau enggak masuk PDIP?” kata Puan.

 

 

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.