HomeHeadlineMegawati dan Kunci Menang Pemilu: Tuhan Bersemayam di Gubuk Rakyat Miskin 

Megawati dan Kunci Menang Pemilu: Tuhan Bersemayam di Gubuk Rakyat Miskin 

Published on

spot_img

 371 total views

JAKARTA – Saat berpidato di acara puncak Hari Bung Karno di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu, 24 Juni 2023, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri memberikan kunci untuk memenangkan Pemilu 2024.

Menurut Presiden ke-5 RI itu, kunci kemenangan Pemilu adalah dengan menjalankan perintah konstitusi, yaitu melindungi fakir miskin dan anak-anak terlantar.

Megawati lantas menyinggung pesan dari ayahnya, Presiden pertama RI Sukarno, bahwa Tuhan bersemayam di gubuk rakyat miskin.

“Watak politik ini lah yang dipahami PDIP, sehingga melalui rakernas ketiga pada 6 Juni yang lalu, PDIP mengangkat kembali perintah konstitusi. Ingat perintah konstitusi. Ingat perintah konstitusi,” ucapnya.

“Bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara. Itu yang nanti jadi pegangan kita supaya kita menang kembali,” tegasnya lagi.

Amanat konstitusi kata Megawati sejalan dengan prinsip presiden pertama Indonesia Sukarno.

Megawati menyebut Bung Karno memandang politik itu bergerak ke bawah. “Di tangan Bung Karno politik itu bergerak ke bawah. Ke bawah. Ingat, ke bawah. Ke rakyat, yang saya sebut sekarang akar rumput,” tuturnya.

Dia pun menjelaskan alasan politik itu harus berasal dari akar rumput, yaitu karena akar rumput tak akan pernah bisa dihilangkan.

“Karena apa? Ini ada rumputnya, ditutupi, nanti kalau dibuka dia cepat bertumbuh kembali. Jadi akar rumput itu tidak bisa dipunahkan saudara-saudara,” ucap Mega.

Megawati juga mengingatkan kadernya akan pesan Bung Karno, bahwa Tuhan bersemayam di gubuk rakyat miskin.

“Kata Bung Karno, ‘di dalam gubuknya rakyat miskin itulah energi kepartaian berasal, dan Tuhan bersemayam di gubuknya rakyat-rakyat miskin,” katanya.

 

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.