HomeHeadlineSiswi Papua Tanya Jokowi Kenapa Ibu Kota Negara Tak Dipindahkan Saja ke...

Siswi Papua Tanya Jokowi Kenapa Ibu Kota Negara Tak Dipindahkan Saja ke Papua

Published on

spot_img

 222 total views

INN NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan momen bersama sekelompok pelajar saat berkunjung ke Jayapura, Papua baru-baru ini di media sosial resminya.

Tak hanya dua foto bersama pelajar-pelajar tersebut, Jokowi lewat caption unggahannya itu menceritakan seorang pelajar Papua yang bertanya soal Ibu Kota Negara (IKN).

Kesia Olivia Ergor, pelajar dari Sorong, Papua bertanya ke orang nomor satu di Indonesia itu dengan rasa ingin tahu yang besar, diungkapkan Jokowi.

“Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?” tanya Kesia.

Jokowi pun menjelaskan bahwa negara ini sangat luas, sehingga ibu kota negara harus berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

“Ini perlu saya jelaskan. Indonesia ini sangat besar, dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke. Luas sekali,” jelas Jokowi.

“Dengan berbagai pertimbangan, antara lain karena posisinya di tengah-tengah Indonesia, maka Ibu Kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan,” pungkasnya.

Unggahan tersebut sontak dibanjiri komentar positif dari warganet. Sebagian warganet mengatakan bahwa Jokowi sangat mencintai Papua.

Ada warganet juga yang berharap bahwa suatu saat ada presiden dari Papua.

“Semoga suatu saat ada Presiden Indonesia dari tanah Papua. Tuhan berkati,” tulis @aryachristofer.

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.