HomeHeadlineElektabilitas Golkar 'Lampu Kuning', Airlangga Tak Turun ke Rakyat?

Elektabilitas Golkar ‘Lampu Kuning’, Airlangga Tak Turun ke Rakyat?

Published on

spot_img

 718 total views

INN NEWS – Partai Golongan Karya atau Golkar disebut tengah berada dalam kondisi genting atau lampu kuning.

Kondisi partai berlambang beringin itu diungkapkan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat bertemu para pimpinan media massa, Sabtu, 22 Juli 2023.

Diungkapkan Bahlil, Golkar dalam kondisi lampu kuning disebabkan elektabilitasnya hanya berkisar 6 persen saja pada 2023. Padahal Golkar sendiri sempat mendapat 13 persen pada Pemilu 2019.

“Sudah lampu kuning. Dari 2 digit menjadi 1 digit, 6 persen pula. Padahal, dulu dalam survei itu 10 persen, tapi dapat 13 persen,” ujar Bahlil.

Kata Bahlil, dia sudah berdiskusi dengan kader Partai Golkar mengenai turunnya elektabilitas partai kuning itu. Hal itu membuatnya heran.

Padahal, elektabilitas partai seperti PDIP dan Partai Gerindra sebagai pendukung Presiden Joko Widodo terus naik signifikan.

“Bahkan, parpol pendukung lain itu Gerindra dan PDIP naik. Kita bicara tiga partai besar. Harusnya golkar ikut naik dong? Toh dia juga dukung Jokowi,” cetusnya.

Menurut Bahlil ada yang salah dengan manajemen Partai Golkar.

Bahlil menilai bahwa salah satu alasan elektabilitas partai beringin itu turun lantaran Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto tak turun ke lapangan (rakyat).

“Dalam pandangan teman-teman yang menyampaikan ke saya memang demikian. Kalau dia turun, enggak begini hasilnya Golkar. Ini, kan, miris juga,” ucap Bahlil.

Soal Airlangga yang jarang diajak bertemu Jokowi, Bahlil pun menampik, sebab Airlangga kerap kali pergi dengan presiden, tapi tak bisa memanfaatkan kesempatan tersebut seperti.

“Kalau bicara jarang diajak Jokowi, enggak juga. Pak Airlangga sering diajak Jokowi. Coba lihat Pak Prabowo, dia benar-benar memperlihatkan secara elektoral dan tingkat kepuasan publik Pak Jokowi terhadap Gerindra artinya dia lurus, begitu lho,” ucapnya.

Menurut penilaian Bahlil, pencapaian suara Partai Golkar karena dikerjakan kader-kader yang ada pada parlemen pada semua tingkatan, dan hanya sedikit eksekutif partai yang ikut bekerja di bawah.

“Padahal, seharusnya eksekutif partai membuat arah kebijakan partai dengan program, kata Bahlil. Diarahkan lah teman-teman DPR agar menusuk langsung ke jantung suara. Kalau ini tidak dilakukan, gagasannya itu parsial dan itu yang biasa dilakukan kelaziman Golkar,” ujar Bahlil.

Knsolidasi pada semua tingkatan kader partai kata Bahlil harus dilakukan dengan segera. Selain itu, kata Bahlil, Airlangga juga harus turun ke daerah-daerah untuk menaikkn elektabilitas partai.

 

 

 

 

 

Artikel Terbaru

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Mayoritas Swasta Internasional

INNNEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program...

Presiden Trump Hadiri Upacara di Pentagon untuk Tandai 25 Tahun Tragedi 9/11

  INNNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri upacara peringatan 25 tahun serangan 11 September...

Hari Radio Nasional Diperingati Hari Ini

  INNNEWS – Hari ini, Jumat 11 September 2026, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal ini...

Upacara Peringatan 25 Tahun Serangan 11 September 2001 Berlangsung di World Trade Center, Pentagon, dan Shanksville

INNNEWS – Amerika Serikat memperingati 25 tahun serangan teroris 11 September 2001 pada Jumat,...

artikel yang mirip

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Mayoritas Swasta Internasional

INNNEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program...

Presiden Trump Hadiri Upacara di Pentagon untuk Tandai 25 Tahun Tragedi 9/11

  INNNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri upacara peringatan 25 tahun serangan 11 September...

Hari Radio Nasional Diperingati Hari Ini

  INNNEWS – Hari ini, Jumat 11 September 2026, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal ini...