HomeTrendingHasil Munas Golkar Bukan Capreskan Airlangga Hartarto 

Hasil Munas Golkar Bukan Capreskan Airlangga Hartarto 

Published on

spot_img

 547 total views

INN NEWS – Beredar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Golkar yang dianggap memberi mandat kepada Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid meluruskan hasil Munas tersebut.

Diungkapkan Nurdin dalam program The Political Show, Senin, 24 Juli 2023 malam, keputusan Munas yang benar adalah memberikan mandat kepada ketua umum untuk menentukan capres dan arah koalisi Golkar.

Sehingga anggapan yang beredar luas itu dikatakannya keliru lantaran hasil keputusan yang benar adalah memberikan mandat kepada ketua umum untuk menentukan capres dan arah koalisi Golkar.

“Putusannya adalah, Munas memberi mandat kepada Airlangga, kepada ketum, untuk mencari capres maupun cawapres,” kata Nurdin.

Nurdin melanjutkan putusan itu juga sesuai dengan rekomendasi Dewan Pakar Partai Golkar agar Airlangga segera menentukan sikap partai.

Golkar sendiri kata Nurdin akan mengumumkan sikap setelah 17 Agustus.

Baca juga: Elektabilitas Golkar ‘Lampu Kuning’ Airlangga Tak Turun ke Rakyat?

Golkar sudah mengambil sikap dalam rapat informal antara jajaran wakil ketua umum dan Airlangga di kantor pusat partai pada Jumat (21/7) lalu.

“Menyatakan tegas sesudah 17 Agustus kita ada sikap. Berarti sudah senada dengan Dewan Pakar. Mengenai capres maupun cawapres maupun koalisi,” kata dia.

Senada dengan Nurdin, Ketua DPD I Partai Golkar Kalimantan Barat Maman Abdurahman mengatakan, Munas Golkar tidak memberi perintah langsung kepada Airlangga untuk menjadi capres.

Bahkan, kata Maman, hasil Munas itu tak harus diganti lewat musyawarah nasional luar biasa (munaslub), tetapi cukup lewat Rapimnas. Menurutnya, kader di tingkat DPD menilai belum perlu ada munas atau munaslub.

“Kita cukup Rapimnas aja, enggak perlu masuk Munaslub,” ujar dia.

 

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....