HomeTrendingFerdinand Hutahean hingga DPP PDIP Polisikan Rocky Gerung

Ferdinand Hutahean hingga DPP PDIP Polisikan Rocky Gerung

Published on

spot_img

 302 total views

JAKARTA – Politikus PDIP Ferdinand Hutahaean melaporkan Rocky Gerung dan Refly Harun ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Pelaporan yang ditempuh Ferdinand kali ini dilakukan terpisah dengan Tim Hukum dari DPP PDI Perjuangan.

Sebelumnya Tim Hukum DPP PDI Perjuangan turut memproses laporan terhadap Rocky Gerung terkait kasus yang sama di Bareskrim Polri. Pelaporan PDIP masih berproses dan tengah ditelaah polisi di Bareskrim Polri.

Laporan yang dilayangkan oleh Ferdinand itu diterima polisi dan teregister dengan nomor LP/B/4465/VIII/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 1 Agustus 2023.

“Telah datang seorang atas nama pelapor FH didampingi 3 saksi lainnya melaporkan hal yang sama ke SPKT Polda Metro Jaya dan telah dibuatkan laporan polisi atas laporan dimaksud,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengonfirmasi, Rabu, 2 Agustus 2023.

Dengan demikian, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya saat ini telah menerima dan menyelidiki dua laporan polisi terhadap Rocky dan Refly.

Laporan pertama dilayangkan oleh Relawan Indonesia Bersatu dan teregister dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 31 Juli 2023.

“Saat ini tim penyelidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sedang melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan atas 2 laporan polisi tersebut terkait dugaan terjadi tindak pidana dimaksud,” tutur Ade.

Baca juga: Enggan Tanggapi Hinaan Rocky Gerung, Jokowi: Saya Kerja Saja 

Sementara itu Presiden Jokowi enggan berkomentar terkait kelompok relawan yang melaporkan kritikus pemerintah Rocky Gerung ke polisi terkait dugaan penghinaan ‘bajingan tolol’ yang ditujukan kepadanya.

Jokowi lebih memilih fokus bekerja menjalankan tugasnya sebagai presiden, sebab menurutnya hal tersebut tidak penting.

“Itu hal-hal kecillah. Saya kerja saja,” kata Jokowi di Senayan Park, Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2023.

Jokowi kemudian meninggalkan kerumunan awak media dengan tidak menambahkan komentar apapun soal kasus bajingan.

Sebelumnya, Rocky Gerung menjelaskan terkait penggunaan kata ‘bajingan tolol’ untuk mengkritik kebijakan Presiden Jokowi dalam acara buruh di Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ‘bajingan tolol’ merupakan ungkapannya untuk mengkritik kebijakan dan posisi Jokowi sebagai Presiden, bukan dalam artian menghina pribadi atau personal Jokowi. Ia menilai ungkapan seperti itu cukup lumrah dalam forum perdebatan politik yang demokratis.

“Jadi kata bajingan itu kalau dimasukkan di dalam etnolinguistik itu istilah yang bagus sebetulnya, istilah yang memperlihatkan ada keakraban. Makanya saya ucapkan saja, ‘memang bajingan itu Presiden Jokowi’. Kan di dalam dalil itu suasana berdebat politik, bukan saya menghina dia,” kata Rocky dalam video FNN yang diunggah melalui akun YouTube ‘Rocky Gerung Official’, Selasa (1/8).

 

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.