HomeGaya HidupPemerintah Komitmen Wujudkan Kehidupan Beragama yang Toleran dan Kondusif Sesuai Konstitusi

Pemerintah Komitmen Wujudkan Kehidupan Beragama yang Toleran dan Kondusif Sesuai Konstitusi

Published on

spot_img

 1,356 total views

JAKARTA – Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) mengikuti acara Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka, Selasa, 1 Agustus 2023 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

“Marilah kita terus merawat kerukunan kita, merawat toleransi kita, sikap saling menghargai, sikap saling menolong agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar Jokowi.

Presiden mengatakan, kerukunan dan sifat gotong royong yang dimiliki bangsa Indonesia mampu membawa Indonesia mengatasi berbagai tantangan, seperti pandemi COVID-19.

“Tentu saja tidak lepas dari ketangguhan, kesabaran, tawakal kita bersama dalam menghadapi berbagai tantangan. Dan di mana akar dari semua itu adalah kepercayaan kita kepada Allah Swt. Kita berserah diri dan juga berikhtiar,” ujarnya.

Baca juga: Tertinggi di Dunia Orang Indonesia Percaya Tuhan, Jokowi: Modal Kuat Hadapi Tantangan 

Jokowi pun menyinggung hasil survei lembaga internasional yang menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan bangsa Indonesia terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mencapai 96 persen

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kiai, kepada para ulama, kepada para tokoh agama, kepada tokoh masyarakat, kepada guru-guru kita, kepada orang tua-orang tua kita, dan seluruh komponen bangsa yang secara konsisten dan tidak kenal lelah terus mengenalkan, terus mengajarkan, terus membimbing kepada anak-anak kita generasi penerus bangsa tentang kepercayaan kepada Tuhan, tentang kepercayaan kepada Allah Swt,” imbuhnya.

Jokowi juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mewujudkan kehidupan beragama yang baik di tanah air.

“Pemerintah terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan beragama yang baik, yang nyaman, toleran dan kondusif sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945,” ucapnya.

Dalam acara yang menjadi pembuka rangkaian Bulan Kemerdekaan memperingati HUT ke-78 RI ini, Kepala Negara juga tak lupa membangun optimisme bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kerja keras, dengan optimisme untuk mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045,” tandasnya.

 

 

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...