HomeGlobalIsrael dan Arab Saudi Makin Mesra Tanpa Normalisasi

Israel dan Arab Saudi Makin Mesra Tanpa Normalisasi

Published on

spot_img

 1,191 total views

INN NEWS – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu percaya diri bahwa hubungan Israel dan Arab Saudi akan terus berkembang dan mesra sekalipun tanpa normalisasi.

Hal itu diucapkan Netanyahu dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg yang dirilis Senin kemarin, mengutip Selasa, 8 Agustus 2023.

Seperti diketahui, Israel dan Arab Saudi memang tidak pernah memiliki hubungan diplomatik terutama setelah Perang Arab-Israel pada 1948.

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik, Netanyahu percaya diri bahwa Israel dan Saudi pada akhirnya akan menyepakati perjanjian damai antara kedua negara meski saat ini di depan publik Riyadh masih terlihat belum begitu tertarik mencapai itu.

“Arab Saudi adalah salah satu hal yang luar biasa yang memberi tahu Anda mengapa saya sangat optimis tentang Israel,” ucap Netanyahu.

“Pertama, ada koridor ekonomi energi, transportasi, dan komunikasi yang secara alami melewati geografi kita dari Asia melalui Jazirah Arab hingga Eropa, kita akan menyadarinya mau tidak mau. Menurut saya, kita akan menyadari apakah kita memiliki perdamaian formal atau tidak,” paparnya menambahkan.

Natanyahu bahkan berani bertaruh dengan para investor dan pengusaha Israel soal normalisasi dengan Saudi ini.

Dalam kesempatan itu, dia juga blak-blakan jika Israel menyadari bahwa isu Palestina bakal menjadi salah satu poin yang wajib terpenuhi untuk bisa mencapai perjanjian normalisasi hubungan dengan Saudi.

Meski begitu, Netanyahu menegaskan dia “tidak akan memberikan apa pun yang dapat membahayakan keamanan Israel.”

Netanyahu juga memberi isyarat bahwa dia tidak akan menyetujui pembentukan negara Palestina meski mengakui bahwa Ramallah harus memiliki pemerintahan sendiri.

“Jika konsesi (normalisasi dengan Saudi) sebagai contoh adalah memberikan warga Palestina hak untuk berdiri sebagai sebuah negara. Apakah itu keluar batas (Israel)?” ucap reporter Bloomberg bertanya.

“(Palestina) tidak akan menjadi negara sendiri, itu akan menjadi negara yang dikontrol Iran (musuh Israel) dengan area seluas Washington Beltway,” pungkasnya.

 

Artikel Terbaru

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

artikel yang mirip

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...