HomeTrendingAda Usulan Nama Duet Anies-Cak Imin: ACAK 'Acak Koalisi'

Ada Usulan Nama Duet Anies-Cak Imin: ACAK ‘Acak Koalisi’

Published on

spot_img

 247 total views

INN NEWS – Politikus PDIP Masinton Pasaribu meresponi duet Anies Baswedan dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai bakal capres dan cawapres di Pilpres 2024.

Baru saja dideklarasikan siang tadi, Masinton menyebut duet pasangan tersebut sukses “mengacak seluruh koalisi”.

Dengan nada candaan, Masinton dalam diskusi Trijaya FM, Sabtu, 2 September 2023, memberi nama untuk duet Anies-Cak Imin, yakni ‘ACAK’.

“Sesuai dengan namanya kan Pak Anies dan Cak Imin’ kalau disingkat jadi ‘Acak’. Mengacak seluruh koalisi,” candanya.

Masinton mengaku prihatin dengan dinamika politik belakangan yang terjadi di antara koalisi-koalisi besar partai politik.

Walau demikian, dia tetap mengucapkan selamat atas deklarasi calon pasangan Anies dan Cak Imin.

“Kami mengucapkan selamat kepada deklarasinya Mas Anies dan Cak Imin. Setelah selama setahun berpacaran dengan yang berbeda dan kemudian ijab kabulnya bareng dengan yang lain,” ucap Masinton.

Baca juga: Resmi, Anies-Cak Imin Dideklarasikan Capres Cawapres di Pilpres 2024

Selain itu, dia juga menyinggung alasan partainya tidak menggunakan istilah “koalisi” melainkan “kerja sama” saat menjalin hubungan dengan partai politik lain.

Sebab menurutnya, kerja sama politik merujuk pada upaya mengusung pemimpin yang memiliki integritas kuat, bukan cuma pemimpin yang pintar merangkai kata dan melakukan pengingkaran.

“Bagaimana kerja sama politik ini bisa mengusung pemimpin yang punya integritas kuat bisa menjadi tauladan di masyarakat. Kepemimpinan, satunya kata dan [kedua] perbuatan. Bukan yang pintar merangkai kata dan pengingkaran,” tuturnya.

PDIP katanya tak memusingkan koalisi partai politik lain yang kini tengah gonjang-ganjing. PDIP menghormati kedaulatan masing-masing partai dan fokus membangun kerja sama politiknya menjadi sebuah kesepahaman.

 

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.