HomeTrendingDukung Prabowo, AHY dan Demokrat Nitip Visi Perbaikan dan Perubahan

Dukung Prabowo, AHY dan Demokrat Nitip Visi Perbaikan dan Perubahan

Published on

spot_img

 308 total views

INN NEWS – Usai keluar dari Koalisi Perubahan yang digagas bersama NasDem dan PKS untuk mengusung Anies Baswedan, Demokrat kini secara resmi mengusung Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (Bacapres) di Pilpres 2024.

Dengan demikian, Demokrat juga resmi tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju bersama Gerindra, Golkar, PBB, PAN, Garuda serta Gelora.

Keputusan mengusung Prabowo disampaikan langsung Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Kamis malam, 21 September 2023 yang disiarkan langsung oleh sejumlah media.

Meski sudah tak di Koalisi Perubahan, AHY dan Demokrat tetap mengusung visi perbaikan dan perubahan.

Visi itu kemudian dititipkan kepada Prabowo Subianto yang baru saja diusung sebagai Bacapres.

“Insya Allah atas kehendak Tuhan dan atas dukungan rakyat, bapak terpilih menjadi pemimpin Indonesia berikutnya. Izinkan kami menitipkan dua harapan besar yang partai Demokrat perjuangkan,” kata AHY.

Pertama, AHY meminta Prabowo melanjutkan hasil kinerja dan program yang baik dari pemerintahan sebelumnya.

“Mulai dari Sukarno, Soeharto, B.J. Habibie, Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, SBY,hingga era Presiden Jokowi saat ini,” ucapnya.

Kedua, AHY berharap agar Prabowo memperbaiki dan melakukan perubahan terhadap segala hal yang belum baik.

Putra Presiden ke-6 Indonesia itu menilai masih banyak persoalan bangsa dan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Baik di sektor ekonomi dan kesejahteraan rakyat, hukum dan keadilan, serta demokrasi dan kebebasan berpendapat.

“Tapi saya optimis, mengapa? Karena Pak Prabowo mengatakan konstanta dalam kehidupan sejatinya adalah perubahan itu sendiri,” ujar AHY.

 

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.