HomeGlobalPresiden Turki Terganggu dengan Dekorasi yang Baginya Merujuk LGBT di Sidang PBB

Presiden Turki Terganggu dengan Dekorasi yang Baginya Merujuk LGBT di Sidang PBB

Published on

spot_img

 1,045 total views

INN NEWS – Presiden Turki Tayyip Erdogan merasa tidak nyaman dengan penggunaan apa yang dia gambarkan sebagai “warna LGBT” di ruang sidang Majelis Umum PBB, yang minggu ini dihiasi dengan warna-warna cerah yang mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.

“Salah satu masalah yang paling mengganggu saya… adalah ketika memasuki Majelis Umum PBB, Anda melihat warna LGBT di tangga dan tempat lain,” kata Erdogan seperti dikutip oleh stasiun televisi Haberturk,  Kamis, 21 September 2023.

“Berapa banyak LGBT yang ada di dunia saat ini? Betapapun besarnya hak yang mereka miliki dalam langkah-langkah ini, mereka yang menentang LGBT juga mempunyai hak yang sama,” kata Erdogan, yang sering mencap anggota komunitas LGBTQ sebagai “sesat” dan khususnya memperkuat retorikanya selama kampanye pemilu tahun ini.

Namun, beberapa diplomat PBB berpendapat bahwa Erdogan mungkin salah mengartikan 17 warna berbeda yang diasosiasikan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – dan mendekorasi bagian-bagian markas besar PBB, termasuk tangga, untuk pertemuan puncak yang diadakan awal pekan ini – dengan warna pelangi Pride yang diasosiasikan dengan hak-hak LGBTQ.

Juru bicara Guterres tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan Erdogan.

Warna-warni itu mewakili 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang diadopsi oleh para pemimpin dunia pada tahun 2015 dengan batas waktu tahun 2030, merupakan daftar hal-hal yang harus dilakukan secara global yang mencakup penghapusan kelaparan, kemiskinan ekstrem, memerangi perubahan iklim dan kesenjangan, serta mendorong kesetaraan gender.

Homoseksualitas bukanlah kejahatan di Turki, namun permusuhan terhadap homoseksualitas tersebar luas, dan tindakan keras polisi terhadap parade Pride semakin ketat dari tahun ke tahun.

REUTERS

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.