HomeTrendingMau Digolkarkan, Gibran: Siapa Bilang? Puan: Mas Gibran itu PDIP

Mau Digolkarkan, Gibran: Siapa Bilang? Puan: Mas Gibran itu PDIP

Published on

spot_img

 254 total views

INN NEWS – Ramai Wali Kota Surakarta yang juga politisi PDI Perjuangan (PDIP) Gibran Rakabuming Raka gabung Golkar, Ketua DPP PDIP  Puan Maharani buka suara.

Berbicara usai acara pengumuman cawapres Ganjar Pranowo di gedung DPP PDIP, Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2023, puan mengaku baru tahu informasi tersebut.

“Ini kan masih (isu), sekarang pengumuman cawapres, besok pendaftaran,” kata Puan singkat saat ditanyai soal Gibran gabung Golkar.

“Kayaknya baru isu deh. Emangnya sudah pindah?” tambah Puan seraya tertawa.

Wartawan juga menanyakan soal Gibran yang dijadwalkan bertemu DPP PDIP pukul 10.00 WIB tadi tetapi batal karena pengumuman cawapres.

“Nanti saya ketemu Mas Gibran juga, Mas Gibran itu kan PDIP, Wali Kota PDIP, Jadi ya sudah biasa saja ketemu sama Mas Gibran,” kata Puan.

Sebelumnya isu bergabungnya Gibran ke Golkar mencuat sejak Senin (16/10) sejak Mahkamah Konstitusi menambah frasa baru dalam syarat capres dan cawapres.

Gibran dikabarkan akan diberi posisi sebagai Wakil Ketua Umum jika bergabung ke Golkar.

Namun Gibran sendiri bantah akan bergabung dengan Golkar

“Siapa yang bilang?” kata Gibran baru-baru ini di Balai Kota Surakarta.

Meski begitu, Gibran mengakui ada komunikasi dengan Golkar. Namun ia membantah akan bergabung.

“Kalau komunikasi ya komunikasi, tapi tidak untuk yang ini tadi. Saya tetap jaga silaturahmi dengan siapa pun,” jelasnya.

“Ya (tetap di PDIP,)” tegas Gibran.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.