HomeHeadlineMaluku di Mata Ganjar: Manis, Toleransi, dan Gotong Royong

Maluku di Mata Ganjar: Manis, Toleransi, dan Gotong Royong

Published on

spot_img

 413 total views

INN NEWS – Bakal Calon Presiden (Bacapres) PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri acara bertemu relawan ‘Maluku Voor Ganjar’ di Hall Basket GBK, Senayan Jakarta, Minggu, 29 Oktober 2023.

Eks Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu mengaku sangat terhormat berada di tengah masyarakat Maluku, khususnya yang tinggal di Jabodetabek.

Kata Ganjar, dia bukan baru pertama kali bertemu dengan keluarga Maluku, sebab saat menjadi gubernur Jateng dia pernah berkunjung ke daerah yang kerap disebut negeri raja-raja itu.

“Saya masih simpan pemberian selendang dan baju adat dari Maluku,” kata Ganjar sembari menunjuk selendang yang terkalungkan di lehernya.

Ganjar mengingat, saat kali terakhir singgah ke Ambon, ibu kota Maluku, dia berbicara soal bagaimana pencegahan korupsi.

Menurut sosok berambut putih itu, pencegahan korupsi adalah bagaimana seorang aparat penegak hukum bekerja sebagai pelayan rakyat.

“Saat terakhir ke Ambon, saya membicarakan bagaimana korupsi dicegah, bagaimana aparatur membicarakan tugasnya sebagai pelayan rakyat, dan kami mohon dukungan itu,” jelas Ganjar.

Dia meyakini, kalau pemerintahan bersih dan berjalan dengan baik, maka tentu ada penegakan hukum. Sehingga keadilan sosial bisa ditegakkan untuk merasakan, termasuk di bumi Maluku.

“Maluku yang indah, Maluku yang manis, Maluku yang punya sejarah peradaban dan gotong royong,” ucap Ganjar.

Dia juga mengaku belajar banyak dari Maluku, khususnya soal tenggang rasa dan toleransi di Indonesia.

“Terimakasih Maluku,” sebut hangat Ganjar.

 

 

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.