HomeGlobalKonflik Israel-Palestina, Ganjar: Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian

Konflik Israel-Palestina, Ganjar: Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian

Published on

spot_img

 454 total views

INN NEWS – Ganjar Pranowo, calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP) angkat bicara terkait konflik Palestina-Israel.

Ia menegaskan bahwa Indonesia harus bisa menginisiasi perdamaian soal perang di Gaza.

“Kalau kita lihat seluruh dunia bergerak, maka Indonesia harus ikut berkontribusi. Organisasi-organisasi di konferensi Islam harus bicara. Di PBB kita harus bicara carikan solusi agar bisa mendamaikan,” seru Ganjar saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola’ Walisongo, Musi Banyuasin, Senin, 6 November 2023.

Ganjar juga mengutuk keras adanya peperangan, karena hanya akan mengakibatkan kesengsaraan.

Bahkan, faktanya lebih mengerikan karena anak-anak dan perempuan tak luput menjadi korban.

“Apapun yang namanya perang itu menyengsarakan. Anak-anak dan perempuan jadi korban. Rumah sakit juga jadi korban,” terangnya.

Eks Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menambahkan bahwa Indonesia harus mengambil sikap dan menginisiasi perdamaian.

“Penyelesaian politik harus dilakukan dan suka tidak suka, mau tidak mau harus ada yang menginisiasi. Saya kira Indonesia punya kesempatan itu. Maka sekarang dalam konteks politik bebas aktif kita hari ini harus menginisiasi,” tegas Ganjar.

Upaya perdamaian, lanjutnya, bisa dilakukan dengan berkomunikasi ke Dewan Keamanan Dunia, ke OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) atau penyelesaian two-state sollution, ya kita bicara dengan Palestina dan juga Israel. Sehingga akan lebih baik,” bebernya.

Sekali lagi, Ganjar secara tegas menyampaikan bahwa seluruh perang yang terjadi harus dihentikan.

“Yang perlu kita dorong hari ini hentikan seluruh perang. Karena perang akan membikin bencana dan penderitaan. Perang akan memunculkan dendam baru yang tidak berkesudahan. Maka nilai kemanusiaan mesti diutamakan,” pungkasnya.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.