HomeGlobalKonflik Israel-Palestina, Ganjar: Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian

Konflik Israel-Palestina, Ganjar: Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian

Published on

spot_img

 1,121 total views

INN NEWS – Ganjar Pranowo, calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP) angkat bicara terkait konflik Palestina-Israel.

Ia menegaskan bahwa Indonesia harus bisa menginisiasi perdamaian soal perang di Gaza.

“Kalau kita lihat seluruh dunia bergerak, maka Indonesia harus ikut berkontribusi. Organisasi-organisasi di konferensi Islam harus bicara. Di PBB kita harus bicara carikan solusi agar bisa mendamaikan,” seru Ganjar saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola’ Walisongo, Musi Banyuasin, Senin, 6 November 2023.

Ganjar juga mengutuk keras adanya peperangan, karena hanya akan mengakibatkan kesengsaraan.

Bahkan, faktanya lebih mengerikan karena anak-anak dan perempuan tak luput menjadi korban.

“Apapun yang namanya perang itu menyengsarakan. Anak-anak dan perempuan jadi korban. Rumah sakit juga jadi korban,” terangnya.

Eks Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menambahkan bahwa Indonesia harus mengambil sikap dan menginisiasi perdamaian.

“Penyelesaian politik harus dilakukan dan suka tidak suka, mau tidak mau harus ada yang menginisiasi. Saya kira Indonesia punya kesempatan itu. Maka sekarang dalam konteks politik bebas aktif kita hari ini harus menginisiasi,” tegas Ganjar.

Upaya perdamaian, lanjutnya, bisa dilakukan dengan berkomunikasi ke Dewan Keamanan Dunia, ke OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) atau penyelesaian two-state sollution, ya kita bicara dengan Palestina dan juga Israel. Sehingga akan lebih baik,” bebernya.

Sekali lagi, Ganjar secara tegas menyampaikan bahwa seluruh perang yang terjadi harus dihentikan.

“Yang perlu kita dorong hari ini hentikan seluruh perang. Karena perang akan membikin bencana dan penderitaan. Perang akan memunculkan dendam baru yang tidak berkesudahan. Maka nilai kemanusiaan mesti diutamakan,” pungkasnya.

Artikel Terbaru

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

artikel yang mirip

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...