HomeGaya HidupBEM UI Gelar Kultum Kebangsaan Lawan Pengkhianatan Konstitusi Sore Ini

BEM UI Gelar Kultum Kebangsaan Lawan Pengkhianatan Konstitusi Sore Ini

Published on

spot_img

 194 total views

INN NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggelar kultum kebangsaan menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Politik Dinasti hari ini, Selasa, 7 November 2023 di Lapangan Rotunda Kampus UI Depok pukul 15.30 WIB.

Gelaran kultum kebangsaan itu disampaikan Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang kepada wartawan.

“Kami bersama para narsum akan kultum kebangsaan untuk membahas Putusan MK kemarin dan politik dinasti,” kata Melki.

Ia menyebut situasi politik dan hukum yang hari ini berkecamuk hingga terbitnya putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia minimal capres-cawapres sebagai latar belakang acara bertajuk ‘Kuliah Kebangsaan Kuliah untuk Melawan: Pengkhianatan Konstitusi oleh Dinasti’ itu.

“Putusan MK ini, ditambah pencalonan presiden dan wakil presiden yang telah mencuat namanya, memberikan keresahan baru akan situasi demokrasi juga konstitusi Indonesia,” kata Melki.

Adapun narasumber yang akan menghadiri kultum kebangsaan antara lain pendiri Lokataru Haris Azhar, pakar ekonomi Faisal Basri, pakar hukum tata negara Bivitri Susanti, Titi Anggraini dari PERLUDEM, hingga pengamat politik Rocky Gerung.

Baca juga: Gumulan MKMK adalah Beban Sejarah MK: Jadi Guardian of Constutation atau Guardian of Family

Seperti diberitakan sebelumnya, putusan MK tentang batasan usia capres dan cawapres minimal 40 tahun atau pernah menduduki jabatan yang dipilih dari Pemilu/Pilkada telah memicu kontroversi.

Sebab putusan tersebut melenggangkan anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, bisa mencalonkan diri dalam Pilpres 2024 itu dibuat oleh majelis hakim MK yang dipimpin paman Gibran, adik iparnya Presiden Jokowi, Anwar Usman.

 

Artikel Terbaru

Duh, Ketua KPU Pelanggaran Lagi: Diduga Asusilakan Anggota PPLN

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran etik terkait perilaku tidak senonoh terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

BREAKING NEWS: Israel Serang Iran, Ledakan Terdengar, Penerbangan Ditutup 

INN Internasional - Terdengar bunyi ledakan di kota Ghahjaworstan di Iran, yang terletak di barat laut kota Isfahan.

Jelang Putusan MK, Beredar Ajakan Demo Pendukung 02, Harus Pakai Almamater Kampus, Pakai Sandal Ditolak (?)

JAKARTA – Menjelang keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang sengketa Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres), beredar dua foto percakapan di WhatsApp yang menunjukkan arahan untuk melakukan aksi dan syukuran di gedung MK, pada 18 dan 19 April 2024.

Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB, Didukung Rusia-China, tapi Ditolak AS

INN Internasional - Palestina gagal jadi anggota penuh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

artikel yang mirip

Duh, Ketua KPU Pelanggaran Lagi: Diduga Asusilakan Anggota PPLN

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran etik terkait perilaku tidak senonoh terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

BREAKING NEWS: Israel Serang Iran, Ledakan Terdengar, Penerbangan Ditutup 

INN Internasional - Terdengar bunyi ledakan di kota Ghahjaworstan di Iran, yang terletak di barat laut kota Isfahan.

Jelang Putusan MK, Beredar Ajakan Demo Pendukung 02, Harus Pakai Almamater Kampus, Pakai Sandal Ditolak (?)

JAKARTA – Menjelang keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang sengketa Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres), beredar dua foto percakapan di WhatsApp yang menunjukkan arahan untuk melakukan aksi dan syukuran di gedung MK, pada 18 dan 19 April 2024.