HomeGaya HidupPrabowo Janji Beri Makan Gratis dari Pajak, INNers: Perdalam Agama Pak, Kan...

Prabowo Janji Beri Makan Gratis dari Pajak, INNers: Perdalam Agama Pak, Kan Gak Harus Jadi Presiden 

Published on

spot_img

 295 total views

INN NEWS – Warganet ‘INNers’ menyoroti program makan gratis yang dijanjikan Bacapres Prabowo Subianto untuk seluruh anak Indonesia jika terpilih menjadi presiden.

Di video berdurasi sekitar 10 detik yang menampilkan doa Prabowo di Instagram INN Indonesia belum lama ini, warganet melontarkan komentar pedas dan mengungkit food estate yang gagal, pajak, hingga ajakan untuk belajar agama dan gabung dengan komunitas sosial.

Doa Prabowo 

“Ya Tuhan sebelum Kau panggil aku, berilah kesempatan kepada aku untuk memberi makan seluruh anak Indonesia”

Sebagian netizen mengaminkannya, tapi sebagian besar netizen justru menghujatnya.

“Nanam singkong aja gagal pak,” tulis @latief…

Tuhan pun diaturnya,” @ardianto…

Mau beri makan pakai uang negara, org pakai uang sendiri Bowo, jangan menunggu jadi presiden,” @akmad…

Perdalam ilmu Agama pak, kan gak harus jadi presiden,” @dodi…

“Food estate aja gagal,” @andi..

Pakai duit sendiri dong, jgn pake uang pajak,” @Izo.

Sementara itu, belum lama ini Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan sumber anggaran program makan siang gratis jika terpilih dalam kontestasi Pilpres 2024.

Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Panji Irawan, mengatakan anggaran akan bersumber dari pungutan pajak. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai ratusan triliun.

“Pak Prabowo has a dream mau ngasih makanan dan gizi susu kepada anak kecil, ibu hamil. Tentu saja itu perlu biaya. Kita sudah menghitung. Jadi memang angkanya bisa mencapai mungkin ratusan triliun, tetapi kita juga sudah menghitung bahwasanya di dalam kita punya koleksi dari tax (pajak) masih banyak kebocoran,” kata Panji dalam Debat Tim Capres di Graha CIMB Niaga, baru-baru ini.

Untuk memaksimalkan penerimaan pajak, Panji mengatakan Prabowo-Gibran akan membentuk badan penerimaan negara.

“Pak Prabowo-Gibran ada satu program prioritas yang namanya penyempurnaan sistem penerimaan negara dengan membentuk badan penerimaan negara. Ini masih banyak yang bisa diotak-atik dari sisi revenue, tidak hanya tax tetapi juga penerimaan non-pajak,” katanya.

Tak hanya itu, tim Prabowo-Gibran melihat ada banyak sektor informal yang bisa didorong menjadi sektor formal sehingga menghasilkan pajak.

“Jadi yang tadinya sektor informal, bisa digeser ke sektor formal. Ini potensi buat pajak, syaratnya mereka bisa dapat untung,” katanya.

Diketahui Prabowo berjanji akan memberikan makan siang gratis dan bantuan gizi kepada 82,9 juta orang jika terpilih dalam kontestasi Pilpres 2024.Jumlah itu berasal dari beberapa daftar golongan masyarakat.

Pertama, untuk 74,2 juta anak sekolah alias murid. Kedua, untuk 4,3 juta santri. Ketiga, untuk 4,4 juta ibu hamil.

Prabowo mengatakan program makan siang gratis dan bantuan gizi merupakan strategi jangka panjang untuk memperbaiki sumber daya manusia (SDM).

 

Artikel Terbaru

Duh, Ketua KPU Pelanggaran Lagi: Diduga Asusilakan Anggota PPLN

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran etik terkait perilaku tidak senonoh terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

BREAKING NEWS: Israel Serang Iran, Ledakan Terdengar, Penerbangan Ditutup 

INN Internasional - Terdengar bunyi ledakan di kota Ghahjaworstan di Iran, yang terletak di barat laut kota Isfahan.

Jelang Putusan MK, Beredar Ajakan Demo Pendukung 02, Harus Pakai Almamater Kampus, Pakai Sandal Ditolak (?)

JAKARTA – Menjelang keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang sengketa Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres), beredar dua foto percakapan di WhatsApp yang menunjukkan arahan untuk melakukan aksi dan syukuran di gedung MK, pada 18 dan 19 April 2024.

Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB, Didukung Rusia-China, tapi Ditolak AS

INN Internasional - Palestina gagal jadi anggota penuh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

artikel yang mirip

Duh, Ketua KPU Pelanggaran Lagi: Diduga Asusilakan Anggota PPLN

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran etik terkait perilaku tidak senonoh terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

BREAKING NEWS: Israel Serang Iran, Ledakan Terdengar, Penerbangan Ditutup 

INN Internasional - Terdengar bunyi ledakan di kota Ghahjaworstan di Iran, yang terletak di barat laut kota Isfahan.

Jelang Putusan MK, Beredar Ajakan Demo Pendukung 02, Harus Pakai Almamater Kampus, Pakai Sandal Ditolak (?)

JAKARTA – Menjelang keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang sengketa Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres), beredar dua foto percakapan di WhatsApp yang menunjukkan arahan untuk melakukan aksi dan syukuran di gedung MK, pada 18 dan 19 April 2024.