HomeHeadlineNetralitas Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Iman Politiknya Cuma 1: Dukung Putra Mahkota

Netralitas Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Iman Politiknya Cuma 1: Dukung Putra Mahkota

Published on

spot_img

 1,372 total views

INN NEWS – Presiden Joko Widodo alias Jokowi  kerap menjanjikan netralitas selama Pemilu 2024 meski putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka ikut berkompetisi di Pilpres 2024.

Namun banyak yang menilai bawah sulit untuk memercayai janji tersebut. Bahkan gesturenya hingga sejumlah pidatonya dinilai sebagai bentuk kode dukungan pada pasangan Prabowo Subianto-Gibran.

Sementara itu, Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno saat berbicara di diskusi Adu Perspektif detikcom bersama Total Politik, Rabu, 15 November 2023 malam menyebut bahwa iman politik Jokowi kini hanya ke Prabowo dan anaknya Gibran.

“Kalau saat ini Jokowi dua-duanya ada di Gibran, dua-duanya ada di Prabowo Subianto, nggak bisa dibantah,” kata Adi.

Adi lantas menyebut PDIP sudah membaca arah dukungan Jokowi di 2024.

“Dan PDIP sudah membaca betul bagaimana pertarungan di 2024 tak lagi ingin berharap ada berkah dan faedah elektoral karena sudah ke sana semua dukungan politiknya,” ujarnya.

“Dulu sebelum ada Gibran maju diputuskan secara definitif bisa bertanding, maka di situlah orang masih menilai separuh kepentingan politik ada di PDIP, separuhnya ada di Prabowo Subianto,” sambungnya.

Baca juga: Kala Gibran Dipepatahkan ‘Air Susu Dibalas Air Tuba’

Ketika Jokowi merestui Gibran mendampingi Prabowo, Adi yakin bahwa iman politik Jokowi hanya mengarah ke Prabowo-Gibran.

“Tapi ketika Gibran maju, didoakan dan direstui, fix menurut saya semua kepentingan semua dukungan Jokowi pastinya ke Gibran, bukan ke yang lainnya. Jadi iman politik Jokowi cuma satu, Gibran dan Prabowo Subianto,” pungkasnya.

 

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....