HomeHeadlineGielbran: Baliho Besar Gagasan Kecil Merajalela, Manfaatkan Kebodohan Masyarakat 

Gielbran: Baliho Besar Gagasan Kecil Merajalela, Manfaatkan Kebodohan Masyarakat 

Published on

spot_img

 438 total views

YOGYAKARTA – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gielbran Mohammad Noor kembali menyoroti maraknya baliho-baliho besar yang dipasang di ruang publik menjelang Pemilu 2024.

Dalam unggahan terbarunya di instagram, Sabtu, 2 Desember 2023, Gielbran mengatakan bahwa baliho-baliho tersebut nirsubstantif dan sok asik.

Hal itu dikatakan Gielbran sembari menunjukan salah satu baliho yang menampilkan gambar naruto mengacungkan salam dua jari dan memakai baju dengan gambar angka 2 di unggahannya itu.

Sumber: Tangkapan layar Instagram @gielbranmnoor

“Gimmick mampu memberikan stimulis yang atraktif bagi masyarakat untuk tertarik terhadap suatu kandidat. Namun, nampaknya para kontestan politik tahun ini terlalu fokus pada kemasan. Sampai-sampai isi dan substansinya ketinggalan,” kata Gielbran.

Gielbran menilai bahwa tabiat para kontestan elektoral tersebut menjadi bukti bahwa mereka memanfaatkan kebodohan masyarakat untuk mendulang suara elektoral.

“Kontur demografis masyarakat Indonesia yang berada di kelas menengah-ke bawah seakan menjadi celah nikmat kontestan elektoral untuk mengeksploitasi kebodohan publik,” ujar Gielbran.

Gielbran juga menyayangkan semakin mendekati hari pemilihan, justru intelektualisasi demokrasi semakin jauh terabaikan.

“Jangan kaget jika semakin lama kota kita yang indah semakin tertutupi oleh baliho besar yang gagasannya kecil. Seakan para kontestan elektoral ini merasa lebih indah daripada kota yang kita huni,” kata Gielbran.

Gielbran berharap agar para kontestan elektoral dapat lebih fokus pada substansi dan gagasan yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Semoga para kontestan elektoral dapat lebih bijak dalam menggunakan ruang publik. Jangan sampai baliho-baliho besar yang dipasang hanya menjadi alat untuk membodohi masyarakat,” pungkas Gielbran.

 

Artikel Terbaru

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.

Arab Saudi Diam-diam Bantu Israel Tangkis Serangan Iran

INN Internasional - Jerusalem Post, Selasa, 16 April 2024 memberitakan bahwa Kerajaan Arab Saudi membantu Israel untuk menangkis serangan Iran belum lama ini.

artikel yang mirip

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.