HomeTrendingBicara Stunting, Gibran Bilang Ibu Hamil Cek Asam Sulfat, Apa Itu?

Bicara Stunting, Gibran Bilang Ibu Hamil Cek Asam Sulfat, Apa Itu?

Published on

spot_img

 1,170 total views

INN NEWS – Calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan publik setelah salah menyebut nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

Dalam diskusi ekonomi yang dihadirinya di Jakarta Selatan pada Minggu, 3 Desember 2023, Gibran menyebut asam folat sebagai asam sulfat.

Pernyataan Gibran tersebut kemudian menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyindir Gibran karena dinilai kurang persiapan dalam memberikan informasi kepada publik.

Dalam potongan video yang beredar, Gibran mengatakan, “Lalu ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi gak, berat badannya tinggi badannya oke gak.”

Sebenarnya, asam folat merupakan zat penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Zat ini berguna untuk membuat bayi dalam kandungan sehat dan menghindari kecacatan saat lahir.

Melansir dari situs Rumah Sakit Siloam, asam folat adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang dibutuhkan ibu hamil untuk pembentukan sistem saraf janin, pembentukan plasenta, mencegah anemia, mencegah keguguran, hingga menurunkan risiko preeklamsia.

Sedangkan asam sulfat merupakan zat yang bersifat korosif. Zat ini biasanya digunakan sebagai bahan baku baterai, campuran aki, hingga cat.

Pernyataannya ini kemudian menjadi viral dan diperbincangkan oleh warganet. Mereka pun menyindir Gibran yang dinilai kurang riset.

Netizen kemudian menyambungkan kejadian ini dengan debat cawapres yang dibatalkan oleh KPU.

Mereka menilai bahwa Gibran harus dilindungi dari kesalahan kata-katanya.

 

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.