HomeTrendingBicara Stunting, Gibran Bilang Ibu Hamil Cek Asam Sulfat, Apa Itu?

Bicara Stunting, Gibran Bilang Ibu Hamil Cek Asam Sulfat, Apa Itu?

Published on

spot_img

 323 total views

INN NEWS – Calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan publik setelah salah menyebut nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

Dalam diskusi ekonomi yang dihadirinya di Jakarta Selatan pada Minggu, 3 Desember 2023, Gibran menyebut asam folat sebagai asam sulfat.

Pernyataan Gibran tersebut kemudian menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyindir Gibran karena dinilai kurang persiapan dalam memberikan informasi kepada publik.

Dalam potongan video yang beredar, Gibran mengatakan, “Lalu ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi gak, berat badannya tinggi badannya oke gak.”

Sebenarnya, asam folat merupakan zat penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Zat ini berguna untuk membuat bayi dalam kandungan sehat dan menghindari kecacatan saat lahir.

Melansir dari situs Rumah Sakit Siloam, asam folat adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang dibutuhkan ibu hamil untuk pembentukan sistem saraf janin, pembentukan plasenta, mencegah anemia, mencegah keguguran, hingga menurunkan risiko preeklamsia.

Sedangkan asam sulfat merupakan zat yang bersifat korosif. Zat ini biasanya digunakan sebagai bahan baku baterai, campuran aki, hingga cat.

Pernyataannya ini kemudian menjadi viral dan diperbincangkan oleh warganet. Mereka pun menyindir Gibran yang dinilai kurang riset.

Netizen kemudian menyambungkan kejadian ini dengan debat cawapres yang dibatalkan oleh KPU.

Mereka menilai bahwa Gibran harus dilindungi dari kesalahan kata-katanya.

 

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.