HomeGaya Hidup2 Kali Kampanye Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil, Gibran Minta Maaf

2 Kali Kampanye Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil, Gibran Minta Maaf

Published on

spot_img

 264 total views

JAKARTA – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka meminta maaf karena salah menyebut asam sulfat dibutuhkan untuk ibu hamil mencegah stunting.

Pernyataan Gibran tersebut viral di media sosial dan dibanjiri komentar pedas dari warganet.

Sebab yang dibutuhkan ibu hamil seharusnya adalah asam folat, bukan asam sulfat.

Cawapres dari Prabowo Subianto itu lantas meminta maaf atas pernyataannya dan minta untuk dikoreksi.

“Apa sih kemarin saya nyebutnya? Oke oke, ya mohon maaf, mohon dikoreksi ya,” kata Gibran Rakabuming Raka kepada wartawan di Gelora Bung Karno (GBK) Arena Jakarta, Senin, 4 Desember 2023.

“(Yang benar) asam folat. Soory, soory ya, maaf, mohon dikoreksi,” terang Gibran.

Wali Kota Solo itu pun tidak ambil pusing soal anggapan masyarakat terhadap dirinya karena salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat. Gibran mempersilakan masyarakat untuk menilai.

“Ya monggo, biar warga yang menilai ya,” ujar Gibran.

Baca juga: Bicara Stunting, Gibran Bilang Ibu Hamil Cek Asam Sulfat, Apa Itu?

Diberitakan sebelumnya, Gibran ramai disorot karena menyebut ibu hamil membutuhkan asam sulfat. Hal itu disampaikan kala sedang membahas mengenai stunting yang menjadi salah satu permasalahan di Indonesia.

“Waktu deklarasi kemarin kami perkenalkan namanya Kartu Indonesia sehat untuk ibu dan anak. Soalnya dari usia remaja, yang cewek-cewek ini harusnya dicek untuk punya anemia atau enggak,” tuturnya saat diskusi Ekonomi Kreatif yang digelar di Jakarta Selatan belum lama ini.

“Lalu, ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi gak? Ketika anaknya lahir sampai dua tahun, ASI-nya terpenuhi gak? berat badannya, tinggi badannya oke enggak?” ujar Gibran lagi.

Dia menambahkan, setelah itu anak-anak harus terus dikawal untuk menghadapi era 2045 di mana Indonesia akan mendapatkan bonus demografi. Anak-anak harus dipastikan terpenuhi gizinya agar bisa menjadi generasi emas agar Indonesia menjadi negara maju.

Pernyataan mengenai asam sulfat itu juga kembali dilontarkan pasangan Prabowo Subianto tersebut kala dialog dengan tema ‘Gibran Mendengar Santri Bicara’ di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Senin (4/12).

“Nanti kalau sudah menikah, sudah hamil, harus dicek yodium, asam sulfat, ini memenuhi enggak? Nanti kalau sudah melahirkan anaknya harus dicek juga, 2 tahun harus ASI. Baru setelah itu MPASI-nya seperti apa,” kata Gibran.

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.