HomeTrendingKetua PDIP Cimahi Soroti Etika PSI, Pasang Baliho di Rumahnya Tanpa Izin

Ketua PDIP Cimahi Soroti Etika PSI, Pasang Baliho di Rumahnya Tanpa Izin

Published on

spot_img

 343 total views

CIMAHI, INN Indonesia – Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Cimahi, Jawa Barat, Agung Yudaswara menyayangkan pemasangan baliho Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di depan rumahnya tanpa seizinnya.

Agung mengungkapkan kekecewaannya tersebut melalui akun Instagram pribadinya @yudaswara pada Sabtu, 9 Desember 2023 siang, dipantau INN Indonesia.

Dalam unggahannya, Agung membagikan dua video CCTV yang memperlihatkan dua orang pria tengah mengamati rumahnya. Kedua pria tersebut kemudian mengambil gambar rumah Agung.

(Tanggapan layar Instagram @yudaswara)

“Emang boleh, rumah ketua partai,” kata Anggota DPRD Cimahi itu heran dalam unggahannya.

Menurut Agung, pemasangan baliho tersebut tidak lazim dan terkesan tidak etis.

Apalagi, di rumahnya sudah terpampang berbagai macam atribut PDIP, termasuk baliho pasangan capres cawapres yang diusung, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Saya lupa partai milik penguasa,” cetus Agung.

Agung menilai, PSI seharusnya meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah sebelum memasang baliho tersebut.

“Etika di atas segalanya. Harus dipegang kawan,” tegas Agung.

INN Indonesia masih menunggu konfirmasi dari PSI terkait pemasangan baliho tersebut.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.