HomeTrendingGanjar Gagas ‘KTP Sakti’, Pakai Satu Kartu Bisa Terima Banyak Bantuan

Ganjar Gagas ‘KTP Sakti’, Pakai Satu Kartu Bisa Terima Banyak Bantuan

Published on

spot_img

 301 total views

INN NEWS – Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi presiden 2024, dia bakal menerapkan sistem ‘Satu Data Indonesia’ bagi masyarakat Indonesia.

Sistem ‘Satu Data Indonesia’ itu dipamerkan Ganjar usai menghadiri silaturahmi Caleg dan Partai pengusung di Perum Graha Puspa Karangpawitan, Karawang, Jawa Barat, Jumat, 15 Desember 2023

Program tersebut akan direalisasikan dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sakti (Satu Kartu Terpadu Indonesia).

Dengan KTP Sakti kata Ganjar nantinya masyarakat dapat mengakses berbagai bantuan pemerintah hanya dengan kartu Identitas saja.

“Sehingga jaminan-jaminan selama ini ada dengan berbagai identitas satu persatu, sekarang bisa kita satukan dalam satu KTP dan kita sebut satu KTP Sakti,” terang Ganjar.

Baca juga: Jadi Capres Pertama Kunjungi IKN, Ganjar: Lanjutkan!

Eks Gubernur Jawa Tengah 2 periode itu berbicara apabila KTP Sakti ini mempresentasikan sebuah kartu yang dipegang masyarakat untuk mendapatkan akses program.

Nantinya mereka yang berhak mendapatkan bantuan bisa ada dalam satu data dan dikelola oleh pemerintah.

“KTP sakti ini merepresentasikan semuanya, tinggal pendataannya dibuat dengan baik, pengelolaannya dengan sistem yang baik dan KTP-nya tinggal dipakai dengan card reader saja,” urai Ganjar.

Lebih jauh, capres berambut putih itu menjelaskan, KTP Sakti ini mengacu dari KTP elektronik yang sudah diterapkan saat ini.

Karena itu, saat terpilih menjadi Presiden Ganjar langsung menerapkan KTP Sakti ini.

“Sebenarnya awal dari KTP elektronik dibuat. Maka tugas kita dan saya mengkonsolidasikan agar rakyat jauh lebih mudah menggunakan identitas tunggalnya,” pungkasnya.

Diketahui Kartu Sakti itu diungkapkan pertama kali oleh Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto ketika berkunjung di Banten, Minggu (10/12/2023).

Hasto mengklaim kartu ini bisa menjadi persoalan-persoalan wong cilik atau rakyat kecil mulai dari pendidikan hingga kesehatan.

“Ini dikatakan sebagai KTP Sakti saudara-saudara sekalian. Apa itu Sakti? Sakti itu singkatan dari Satu Kartu Terpadu Indonesia,” kata Hasto di hadapan ratusan kader PDI-P Lebak, Banten.

“Jadi bagi rakyat miskin tidak perlu banyak kartu, cukup menunjukkan KTP Sakti,” lanjutnya.

Artikel Terbaru

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.

Arab Saudi Diam-diam Bantu Israel Tangkis Serangan Iran

INN Internasional - Jerusalem Post, Selasa, 16 April 2024 memberitakan bahwa Kerajaan Arab Saudi membantu Israel untuk menangkis serangan Iran belum lama ini.

artikel yang mirip

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.