HomeHeadlineViral Kata 'Ndasmu', Guru Besar Etnolinguistik UNS: untuk Luapkan Emosi, Menghina 

Viral Kata ‘Ndasmu’, Guru Besar Etnolinguistik UNS: untuk Luapkan Emosi, Menghina 

Published on

spot_img

 277 total views

SOLO – Viral kata ndasmu, ‘ndas’ atau lebih tepatnya ‘endhas’ dari bahasa Jawa yang belakangan ini membuat heboh warganet lantaran dilontarkan oleh salah satu calon presiden dalam pidatonya.

Lalu apa sebenarnya makna kata ‘endhas’ dan bagaimana konteks penggunaannya?

Dalam bahasa Jawa ndas atau tepatnya endhas/ndhas berarti kepala. Kata ‘endhas’ ini dalam bahasa Jawa merupakan bahasa ngoko.

Dalam bahasa Jawa, terdapat tiga tingkatan tutur, yaitu ngoko, krama, dan krama inggil. ‘Endhas’ termasuk dalam tingkatan ngoko yang merupakan tingkatan tutur yang paling kasar.

Kata ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang sudah akrab satu sama lain atau orang-orang yang memiliki derajat sosial yang sama.

Endhas merupakan salah satu umpatan kasar dalam bahasa Jawa. Kata ‘Endhas’ atau biasanya dituturkan ‘ndasmu’ digunakan untuk mengungkapkan kekecewaan, ketidaksetujuan, atau candaan.

Ketika digunakan sebagai umpatan, ‘ndasmu’ biasanya ditujukan kepada orang yang tidak disukai atau yang tidak sepaham. Kata ini digunakan untuk merendahkan atau menghina orang tersebut.

Secara semiotik, ‘endhas’ mewakili simbol kehormatan seseorang. Oleh karena itu, ketika seseorang menggunakan kata ‘endhas’ untuk menghina orang lain, maka ia secara tidak langsung merendahkan kehormatan orang tersebut.

Guru Besar Etnolinguistik Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Dr. Wakit Abdullah Rais, M.Hum mengungkapkan, karena ‘endhas’ itu masuk ragam bahasa Jawa kasar maka tidak heran pemakaiannya sering digunakan untuk berkelakar dengan teman akrab.

“Atau digunakan untuk bahasa sehari-hari bagi yang belum paham unggah-ungguh bahasa atau tingkat tutur bahasa Jawa yg lebih sopan (yaitu krama, krama inggil),” terang Prof Wakit kepada INN Indonesia, Senin (18/12) siang.

Selain itu Prof Wakit menerangkan, kata ‘endhas’ bisa jadi dipakai untuk meluapkan emosi seseorang kepada orang lain.

Sebab secara semiotik kata ‘endhas’ menunjukan bagian atas tubuh manusia ‘kepala’ sebagai simbol kehormatan seseorang.

Lanjut Prof Wakit, penggunaan kata ‘endhas’ juga barangkali untuk menghina atau merendahkan orang lain yang tidak disenangi karena tidak sepaham dll.

Diberitakan sebelumnya, Viral sebuah video yang memperlihatkan calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan “ndasmu etik” di Rakornas Gerindra. Video Prabowo mengucapkan ndasmu itu pun menjadi sorotan publik.

Video berdurasi 1 menit 5 detik itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @mas.anam.al_katiri. Dalam video terdengar Prabowo menirukan perkataan capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat menanyakan soal etik di debat perdana capres 2024, pada Selasa, 12 Desember lalu.

“Bagaimana perasaan Mas Prabowo soal etik? Etik? Etik?” kata Prabowo menirukan Anies sambil menggoyangkan kepalanya. Prabowo lalu lanjut berucap, “Ndasmu etik.”

Untuk konteks Prabowo, Prof Wakit tak berkomentar lantaran menjaga etika keprofesian.

Artikel Terbaru

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.

Arab Saudi Diam-diam Bantu Israel Tangkis Serangan Iran

INN Internasional - Jerusalem Post, Selasa, 16 April 2024 memberitakan bahwa Kerajaan Arab Saudi membantu Israel untuk menangkis serangan Iran belum lama ini.

artikel yang mirip

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

MK Pernah Batalkan Hasil Pemilu Akibat Kecurangan, Sudah Tahu?

INN NEWS – Proses sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 saat ini telah mendekati hari pemutusan yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024.

Tragis, Ibu Muda Gantung Diri Depan Anak, Stres Ditinggal Suami Usai Diduga Selingkuh

AMBON - Kabar duka datang dari ibu muda Tasya Imanuela Frimansya Siahaya (23) yang mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di depan mata anaknya sendiri pada Selasa(16/4/2024) malam.