HomeTrendingMangkir Panggilan Bawaslu, 3 Kader PAN Dipanggil Lagi Soal Bagi Susu di...

Mangkir Panggilan Bawaslu, 3 Kader PAN Dipanggil Lagi Soal Bagi Susu di CFD

Published on

spot_img

 300 total views

INN NEWS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta akan memanggil kembali kader Partai Amanat Nasional (PAN) terkait kegiatan cawapres Gibran Rakabuming Raka yang membagikan susu di area car free day (CFD), Bundaran HI belum lama ini.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Benny Sabdo kepada wartawan, Selasa (19/12/2023).

Mereka diantaranya Eko Patrio, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, dan Uya Kuya.

Pasalnya, ketiga orang yang juga figur publik itu ikut serta mendampingi kegiatan politik Gibran.

Diketahui PAN adalah satu dari sembilan partai yang mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran pada Pilpres 2024

“Dari Bawaslu Jakarta Pusat itu akan menjadwalkan pemeriksaan ulang,” ujar Benny.

Benny mengatakan, Eko, Pasha, dan Uya Kuya itu sebelumnya dijadwalkan diperiksa pada Senin. Namun ketiga orang itu tidak hadir.

“Tidak hadir tanpa ada konfirmasi,” ucap Benny.

Sebelumnya, Bawaslu telah memanggil ketiga orang itu untuk diklarifikasi soal kegiatan Gibran bagi-bagi susu di CFD Jakarta.

Bawaslu DKI kata Benny tak pandang bulu dalam menelusuri kegiatan cawapres Gibran meskipun anak presiden.

Bawaslu juga akan memanggil Gibran untuk diklarifikasi mengenai kegiatannya itu. Namun, Bawaslu belum dapat memastikan waktu pemanggilan Gibran.

“Seperti yang disampaikan Pak Ketua Bawaslu. Kami Bawaslu tidak akan pandang bulu,” ucap Benny.

Gibran sendiri sebelumnya telah membantah berkampanye di area car free day Jakarta. “Kan tanpa alat peraga kampanye (APK). Kami kan enggak mengajak untuk mencoblos,” ujar Gibran.

 

 

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.