HomeTrendingKPU Sayangkan Sikap Grace PSI ke Moderator Saat Jeda Debat: Tidak Patut 

KPU Sayangkan Sikap Grace PSI ke Moderator Saat Jeda Debat: Tidak Patut 

Published on

spot_img

 822 total views

JAKARTA – Viral Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Grace Natalie hingga rekan petinggi partainya Isyana Bagoes Oka menghampiri moderator debat kedua calon presiden pada saat jeda iklan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari menyayangkan sikap kedua politikus dari partai pendukung Paslon nomor 2 Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka itu.

Hasyim menganggap tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, apa pun motif dan alasannya. Apalagi kPU dan perwakilan tim masing-masing calon sudah bersepakat soal mekanisme melayangkan protes.

 “Dalam pandangan kami, walaupun dari mereka saling mengenal, itu semestinya kan tidak patut untuk dilakukan, karena bisa menimbulkan penilaian yang negatif. Karena kan (kita) tidak tahu. Tahunya cuma mendatangi. Di situ ngomong apa, kan kita enggak tahu,” ungkap Hasyim kepada wartawan, Minggu (7/1/2024).

Diterangkan Hasyim, setiap tim pasangan calon sudah sepakat setelah debat perdana pada 12 Desember 2023 terkait prosedur protes. Jika salah satu kubu merasa berkeberatan dengan tindakan calon atau pendukung lain saat debat digelar maka protes harus disampaikan oleh liaison officer (LO) masing-masing tim selaku perwakilan.

LO itu menyampaikan protes kepada LO dari kubu yang diprotes. LO dari kubu yang diprotes kemudian yang akan menertibkan sendiri pendukung calonnya.

“Jadi yang tepat sebetulnya dalam konteks mengingatkan itu ya melalui LO,” tegas Hasyim

Tindakan Grace dan Isyana dikatakan Hasyim akan dievaluasi pada rapat koordinasi berikutnya jelang debat keempat.

Sebelumnya Grace Natalie sudah buka suara soal tindakannya bersama Isyana Bagoes Oka berlari menghampiri jurnalis MNC Group, Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, yang berperan selaku moderator debat capres.

Hal itu terjadi setelah pendukung capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo berulang kali mengangkat salam 3 jari selama 15 detik ketika lawan debat Ganjar, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, berbicara. Gestur 3 jari ala Hunger Games ini diperkenalkan Ganjar melalui akun media sosialnya pada akhir November 2023.

“Kami mempertanyakan apa boleh pendukung yang duduk di belakang moderator, setiap paslon menjawab, mengacungkan tangan mereka tinggi-tinggi,” kata Grace kepada wartawan pada Minggu (7/1/2024).

Keduanya khawatir gerakan-gerakan tersebut mengganggu konsentrasi semua calon. Mereka diketahui berdiskusi dengan Anisha dan Ariyo selama hampir 1 menit saat jeda iklan antara segmen 2 dan 3.

 

Artikel Terbaru

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

artikel yang mirip

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...