HomeGlobalPenyakit X Akan Serang Dunia, Diwanti-wanti WHO, Apa Itu?

Penyakit X Akan Serang Dunia, Diwanti-wanti WHO, Apa Itu?

Published on

spot_img

 274 total views

INN NEWS – Viral di dunia, muncul sebuah penyakit misterius yang masih belum dikenali. Namun organisasi kesehatan dunia yakni World Health Organization sudah memberi peringatan kepada negara-negara dunia mewaspadainya.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (19/1/2024) berharap negara-negara bisa mencapai kesepakatan terkait strategi penanganan pandemi pada Mei 2024 untuk mengatasi penyakit tersebut.

“Perjanjian pandemi dapat membawa semua pengalaman, semua tantangan yang kita hadapi, dan semua solusi menjadi satu,” kata Tedros.

Apa Itu Penyakit X?

Penyakit X merupakan istilah yang digunakan oleh WHO untuk sebuah penyakit yang tidak diketahui. Istilah penyakit X ini muncul pada tahun 2024, tetapi bukanlah nama penyakit sesungguhnya.

Istilah ini sengaja digunakan untuk membentuk kesiapsiagaan WHO mengatasi penyakit yang saat ini belum diketahui.

Penyakit X mewakili pengetahuan bahwa epidemi internasional yang serius dapat disebabkan oleh patogen atau organisme penyebab gangguan kesehatan, yang saat ini belum diketahui menyebabkan penyakit pada manusia.

“Kita tidak boleh menghadapi sesuatu tanpa persiapan, kita dapat mempersiapkan diri untuk hal-hal yang tidak diketahui juga,” kata Tedros dalam sebuah diskusi panel berjudul “Mempersiapkan Diri Menghadapi Penyakit X.”

Menyinggung tentang pentingnya penelitian dan pengembangan serta infrastruktur kesehatan dan tenaga kerja untuk mempersiapkan diri menghadapi penyakit X, ia menekankan bahwa kesehatan primer sangat penting seperti yang telah dilihat dunia selama pandemi COVID-19.

“Bahkan masyarakat pun dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi penyakit X,” ujar Tedros, seraya menambahkan bahwa kesehatan masyarakat, edukasi, dan komunikasi harus menjadi fokus utama.

Tedros menegaskan kembali pentingnya perjanjian pandemi, ia menekankan bahwa hal ini dapat membantu dunia mempersiapkan masa depan dengan cara yang lebih baik.

“Karena ini adalah tentang musuh bersama dan tanpa tanggapan bersama, mulai dari kesiapsiagaan. Kita akan menghadapi masalah yang sama seperti COVID,”ujar politisi dan akademisi asal Etiopia ini.

Tedros  mengingatkan bahwa tenggat waktu perjanjian pandemi adalah Mei 2024. Dia berharap negara-negara akan mencapai perjanjian pandemi ini sebelum tenggat tersebut.

“Jadi demi anak cucu kita, kita harus mempersiapkan dunia untuk masa depan,” katanya.

Artikel Terbaru

Beras Mahal, Nasi Pecel hingga Rocket Chicken Naik Harga 

SOLO - Melihat laman Badan Pangan Nasional, harga rata-rata nasional beras per Rabu, 21 Februari 2024 Rp 16.230 /Kg, harga Tertinggi Rp 24.920 /Kg untuk wilayah Papua Tengah.

Yayasan Barong Salurkan Bantuan Hunian Layak untuk Warga Miskin di Sorong 

SORONG - Yayasan Barong (Barisan Gotong Royong) Indonesia Baru terus menggencarkan project Membangun Nusantara Baru (MNB) di sejumlah wilayah di Indonesia.

Harga Beras Capai Rp25.000/Kg, Tiap Jam Bisa Berubah, Pedagang di Solo Curiga Akibat Bansos

SOLO - Harga beras masih terpantau mahal di pasaran hingga hari ini, Selasa, 20 Februari 2024.

Harga Beras Tambah Mahal, Akibat Bansos untuk Kampanye?

INN NEWS - Beberapa hari setelah Pemilu 2024, harga beras dan sejumlah bahan pangan lainnya mengalami pelonjakan.

artikel yang mirip

Beras Mahal, Nasi Pecel hingga Rocket Chicken Naik Harga 

SOLO - Melihat laman Badan Pangan Nasional, harga rata-rata nasional beras per Rabu, 21 Februari 2024 Rp 16.230 /Kg, harga Tertinggi Rp 24.920 /Kg untuk wilayah Papua Tengah.

Yayasan Barong Salurkan Bantuan Hunian Layak untuk Warga Miskin di Sorong 

SORONG - Yayasan Barong (Barisan Gotong Royong) Indonesia Baru terus menggencarkan project Membangun Nusantara Baru (MNB) di sejumlah wilayah di Indonesia.

Harga Beras Capai Rp25.000/Kg, Tiap Jam Bisa Berubah, Pedagang di Solo Curiga Akibat Bansos

SOLO - Harga beras masih terpantau mahal di pasaran hingga hari ini, Selasa, 20 Februari 2024.