HomeGaya HidupPuan: Indonesia Butuh Garam dan Terang, dan Itu Umat Kristiani

Puan: Indonesia Butuh Garam dan Terang, dan Itu Umat Kristiani

Published on

spot_img

 381 total views

INN NEWS – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan, di tahun pemilu 2024 yang kian memanas ini, Indonesia butuh garam dan terang.

Sebelumnya dia menyinggung bahwa perayaan natal kali ini bertepatan dengan tahun Pemilu sehingga membutuhkan rasa kasih untuk meredakan perbedaan pendapat dan sikap.

“Sebenarnya kita sudah sangat terbiasa dengan perbedaan. Perbedaan-perbedaan kita begitu beragam, tapi kita Bhineka Tunggal Ika,” kata Puan saat memberikan sambutan dalam perayaan Natal PDI Perjuangan yang digelar di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Dan untuk menyatukan semua perbedaan itu, Puan menegaskan bahwa membutuhkan rasa cinta kasih.

Puan juga membagikan tiga pesan untuk seluruh umat Kristiani di Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pertama, Puan berpesan bahwa perbedaan di bangsa ini adalah anugerah dari Tuhan yang perlu disyukuri, bukan malah menjadi pemecah-belah.

“Selanjutnya, Indonesia saat ini membutuhkan garam dan terang, seperti umat Kristiani diajarkan untuk menjadi garam dan terang dunia. Indonesia membutuhkan contoh yang baik, yang positif, dalam merawat kerukunan dan etika dalam berbangsa dan bernegara,” terang Puan.

Sebagai garam dan terang bagi Indonesia, Puan mengajak umat Kristiani agar tidak takut dan gentar bersuara, apalagi untuk menentukan pilihan di Pemilu.

“Setuju gak,” tanya Ketua DPR RI itu dijawab tepuk tangan yang meriah dari seluruh hadirin.

Ketiga, Puan mengajak seluruh umat Kristiani menjadi penebar benih-benih semangat gotong royong di hati seluruh rakyat Indonesia.

“Karena dengan gotong royong, kita akan menjadikan Indonesia seperti negara yang Bung Karno sampaikan, yaitu negara semua buat semua, bukan untuk suatu golongan atau kelompok saja, tetapi untuk kita semua,”ucap Puan.

“Menjadikan rakyat menang, dan rakyat juara,” tegas puan.

Selian dihadiri Puan, perayaan Natal PDIP dengan tema “Kasih Damai Perjuangan” juga dihadiri Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto serta jajaran pengurus pusat PDIP dan ribuan peserta.

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.