HomeTrendingMahfud Ungkap 3 Penentu Masa Depan Indonesia, Singgung Food Estate yang Gagal

Mahfud Ungkap 3 Penentu Masa Depan Indonesia, Singgung Food Estate yang Gagal

Published on

spot_img

 1,044 total views

JAKARTA – Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, mengungkapkan ada tiga hal yang menentukan Indonesia di masa depan.

Hal itu disampaikannya dalam debat Cawapres 2024, Minggu, 21 Januari 2024 malam yang mengangkat tema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

“Debat ini penting karena menyangkut tiga hal yang akan menentukan masa depan kesatuan Republik Indonesia dan Bangsa Indonesia, yaitu Tuhan, manusia, dan alam,” ujar Mahfud.

Diungkapkannya, sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia terbilang besar, tetapi hal tersebut belum dimanfaatkan dengan baik.

“Sumber daya alam Indonesia sangat kaya tapi pangan belum berdaulat, petani semakin sedikit, lahan pertanian semakin sedikit, tapi subsidi makin besar, pasti ada yang salah. Pasti ada yang salah,” tuturnya.

Menko Polhukam itu menerangkan, ada dua kunci dalam hal sumber daya alam tersebut, yaitu komitmen dan keberanian. Hal ini terjadi saat ia masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi.

“Sumber daya alam untuk dapat memihak rakyat ada empat tolak ukurnya, yaitu pemanfaatan, pemerataan, partisipasi masyarakat, dan penghormatan hak-hak yang diwariskan leluhur kita. Kami gunakan empat tolak ukur itu, tapi saya tidak melihat pemerintah melakukan langkah-langkah apa yang diperlukan untuk menjaga kelestarian alam kita,” tuturnya.

Di akhir pembicaraannya Mahfud menyoroti program food estate yang dinilainya gagal dan merusak lingkungan.

Sebelumnya cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar juga menyoroti food estate yang menurutnya mengabaikan petani dan masyarakat adat serta merusak lingkungan dan menimbulkan konflik agraria.

 

Artikel Terbaru

RUMAH BELAJAR PANCASILA SAPARUA DIBUKA: GERAKAN GOTONG ROYONG RAKYAT, ANTITESA PROYEK PENDIDIKAN APBN MILIARAN YANG BERUJUNG MASALAH

INNNEWS — Di tengah maraknya proyek pendidikan berbiaya miliar hingga triliunan rupiah yang dibiayai...

MSCI ANCAM UBAH STATUS PASAR SAHAM INDONESIA: DARI EMERGING MARKET KE STANDALONE MARKET

INNNEWS — Indonesia menghadapi ujian serius terhadap kredibilitas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International...

KELANGKAAN PERTALITE MELUAS, ANTREAN PANJANG TERJADI DI BALI HINGGA MALANG

INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia....

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

artikel yang mirip

RUMAH BELAJAR PANCASILA SAPARUA DIBUKA: GERAKAN GOTONG ROYONG RAKYAT, ANTITESA PROYEK PENDIDIKAN APBN MILIARAN YANG BERUJUNG MASALAH

INNNEWS — Di tengah maraknya proyek pendidikan berbiaya miliar hingga triliunan rupiah yang dibiayai...

MSCI ANCAM UBAH STATUS PASAR SAHAM INDONESIA: DARI EMERGING MARKET KE STANDALONE MARKET

INNNEWS — Indonesia menghadapi ujian serius terhadap kredibilitas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International...

KELANGKAAN PERTALITE MELUAS, ANTREAN PANJANG TERJADI DI BALI HINGGA MALANG

INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia....