HomeTrendingTom Lembong Sebut Jokowi Berubah Arah di Periode Kedua

Tom Lembong Sebut Jokowi Berubah Arah di Periode Kedua

Published on

spot_img

 435 total views

INN NEWS – Usai namanya disebut-sebut cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka di debat Pilpres baru-baru ini, Co-Captain Timnas AMIN Thomas Lembong ramai diperbincangkan dan muncul ke publik.

Secara mengejutkan, dalam program Your Money Your Vote CNBC Indonesia dilihat Selasa (23/1/2024), Menteri Perdagangan (2015-2016) itu mengungkap perubahan arah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua pemerintahannya.

Pria yang akrab disapa Tom itu menyebutkan fokus program yang diusung dalam dua periode pemerintahan Jokowi tidak berjalan sesuai rencana awal.

Sebab diungkapnya, fokus pemerintah di periode pertama adalah pembangunan infrastruktur dan fokus pemerintah di periode kedua direncanakan akan bergeser ke sumber daya manusia (SDM).

Namun kenyataannya pemerintah masih terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan industrialisasi di kedua periode tersebut.

“Rencana kita di awal pemerintahan Jokowi tidak seperti ini. Rencana awal itu sebenarnya periode pertama, kita fokus ke infrastruktur, yang namanya hardware atau perangkat keras,” terangnya.

“Periode kedua, kita geser fokus ke yang namanya software atau perangkat lunak, yaitu SDM, kesehatan, pendidikan, kemudian kelembagaan,” kata Tom, tapi yang terjadi malah fokus di periode pertama diteruskan ke hardware terus. Infrastruktur, infrastruktur, industri. Kesehatan, pendidikan, terbengkalai,” tambah Tom.

Baca juga:

PRC: Kemenangan Dinasti Jokowi di Pemilu Adalah Kekalahan Demokrasi

Beredar Kabar Sejumlah Menteri Marah dan Siap Mundur, Siapa?

SDM kata Tom merupakan masalah utama Indonesia yang membuat ekonomi sulit berkembang. Menurut Tom, solusi untuk masalah ini bukanlah investasi di infrastruktur maupun industri berbasis sumber daya alam, melainkan investasi kepada SDM berupa pendidikan dan kesehatan.

Dia mengatakan sudah banyak contoh ketika negara kaya dengan sumber daya alam, justru miskin secara ekonomi.

“Sebaliknya, negara yang miskin alamnya, justru menjadi negara maju karena kualitas manusianya,” pungkasnya.

 

Artikel Terbaru

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

Ponakan Prabowo Jadi Wamenkeu Disebut Sebagai Signal Pengganti Sri Mulyani 

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi  mengangkat ponakannya yang juga Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Djiwandono menjadi wakil menteri keuangan II pada Kamis (18/7).

artikel yang mirip

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran.