HomeTrendingMundur Dari Staf Presiden, Jaleswari Pilih Berpihak pada Kebenaran dan Etika

Mundur Dari Staf Presiden, Jaleswari Pilih Berpihak pada Kebenaran dan Etika

Published on

spot_img

 616 total views

INN NEWS – Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP)Jaleswari Pramodhawardani ternyata telah resmi mengumumkan pengunduran diri dari pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Saat menyampaikan pengunduran diri kepada Presiden Jokowi, Jaleswari mengaku memilih jalur persuratan sesuai mekanisme birokrasi.

Diakui Jaleswari, keputusannya mundur didasari pada etika dan keyakinan yang dia pegang. Meski berada di Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD saat masih di KSP, hal itu tidak memengaruhi tugas dan kewajibannya.

“Sebetulnya posisi simultan saya baik di TPN dan KSP clean and clear, namun saya menyadari ada aspek lain yang perlu saya pegang teguh, yakni etika dan keyakinan saya bahwa benar secara hukum saja tidak cukup. Namun, saya harus melakukan hal yang pantas dan patut secara moral,” kata Jaleswari dalam keterangannya, diterima Sabtu (3/2/2024).

Baca juga: 

Ahok Mundur dari Direktur Utama Pertamina untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

Ketika mengambil keputusan mundur dari KSP, Jaleswari mengaku kalkulasi elektoral terhadap Ganjar-Mahfud bukan menjadi pijakan utama. Sebab, menurut dia, keputusan mundur didorong atas basis etika dan keyakinan.

“Namun, terdapat diskursus yang saya lihat ramai ditangkap publik, bahwa gerak tim Ganjar-Mahfud selalu berpijak utamanya pada etika dan nilai-nilai moral,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan keresahannya terhadap pemerintah hari-hari ini.

Dari pemberitaan dan data lapangan yang ada, menurut dia Indonesia kini tengah dihadapkan pada ujian peradaban demokrasi.

“Apakah kita akan bergerak linear mengunggulkan demokrasi kita sebagai amanat reformasi dan konstitusi, atau justru kita ingin menggulung kembali seluruh pencapaian yang sudah kita capai, melalui berbagai siklus pemilu di masa lalu?” ucap Jelaswari.

“Kita harus berani berpihak pada kebenaran, pada kebaikan, dan pada etika. Bahwa tidak semua hal abu-abu. Ada yang namanya benar dan salah,” tegasnya lagi.

Artikel Terbaru

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

Konflik Iran-AS Memanas Kembali

INNNEWS — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan...

PM Singapura Lawrence Wong: Singapura Sangat Percaya pada Masa Depan Indonesia

INNNEWS – Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan keyakinan kuat Singapura terhadap masa depan Indonesia....

artikel yang mirip

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

Konflik Iran-AS Memanas Kembali

INNNEWS — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan...