HomeTrendingUskup Agung Jakarta: Kekuasaan Itu Berbahaya Kalau Tak Dijalankan dengan Baik

Uskup Agung Jakarta: Kekuasaan Itu Berbahaya Kalau Tak Dijalankan dengan Baik

Published on

spot_img

 235 total views

INN NEWS – Beredar di media sosial video Uskup Agung Jakarta Romo Kardinal Ignatius Suharyo memberikan respons terkait sejumlah akademisi di berbagai kampus yang mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelang Pemilu 2024.

Video tersebut memang benar adalah pernyataan Romo Ignatius. Dia menyampaikan respon tersebut di Graha Oikoumene, Salemba, Senin, 5 Februari 2024.

Menurut Romo Ignatius, dalam sejarah umat kristiani kerajaan disamakan dengan kekuasaan.

“Dalam sejarah itu selalu ada kerajaan. Dan kerajaan itu sama dengan kekuasaan. Dan kita semua tahu semua kekuasaan itu berbahaya kalau tidak dijalankan dengan baik,”kata Romo Ignatius.

Baca juga: 

UM Surakarta Serukan Maklumat Tolak Nepotisme, Demokrasi Memprihatinkan

Akademisi Sudah Ambil Posisi, Waktunya Mahasiswa Jadi Kunci 

Oleh karena itu, jika sang raja dinilai tidak bagus maka muncul nabi-nabi yang menyerukan keadilan.

Hal itu pun sama dengan tindakan yang dilakukan oleh akademisi Indonesia yang prihatin atas kondisi demokrasi Indonesia saat ini.

“Saya kira setiap zaman pasti seperti itu. Jadi kalau para akademisi itu menyerukan seruan moral itu tanggung jawab mereka, dan jelas ditujukan pada institusi yang memegang kekuasaan,” pungkasnya.

Diberitakan puluhan kampus besar tanah air telah menyerukan selamatkan demokrasi yang dinilai memburuk jelang Pemilu 2024 yang juga merupakan akhir masa pemerintahan Presiden Jokowi.

 

Artikel Terbaru

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

Ponakan Prabowo Jadi Wamenkeu Disebut Sebagai Signal Pengganti Sri Mulyani 

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi  mengangkat ponakannya yang juga Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Djiwandono menjadi wakil menteri keuangan II pada Kamis (18/7).

artikel yang mirip

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran.