HomeHeadlineJangan Ngeyel, Pilih Pelanggar Konstitusi Jadi Pemimpin Sangat Berbahaya

Jangan Ngeyel, Pilih Pelanggar Konstitusi Jadi Pemimpin Sangat Berbahaya

Published on

spot_img

 391 total views

INN NEWS – Konstitusi merupakan landasan fundamental bagi sebuah negara. Ia menjadi pedoman bagi penyelenggaraan negara, termasuk dalam hal kepemimpinan. Konstitusi juga menjadi pelindung hak-hak rakyat dan memastikan terciptanya keadilan.

Memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak pelanggaran konstitusi sama saja dengan membuka pintu bagi potensi penyalahgunaan kekuasaan dan pengabaian hak-hak rakyat.

Berikut beberapa alasan mengapa memilih pemimpin pelanggar konstitusi berbahaya:

1. Melemahkan Fondasi Negara

Konstitusi adalah fondasi negara. Ketika pemimpin melanggar konstitusi, maka ia secara langsung melemahkan fondasi tersebut. Hal ini dapat memicu ketidakstabilan dan kerawanan dalam negara.

2. Mengkhianati Amanah Rakyat

Pemimpin yang terpilih memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanah rakyat sesuai konstitusi. Ketika pemimpin melanggar konstitusi, maka ia telah mengkhianati amanah rakyat dan merugikan seluruh rakyat.

3. Mengancam Hak-Hak Rakyat

Konstitusi menjamin hak-hak rakyat. Pemimpin yang melanggar konstitusi berpotensi untuk mengabaikan dan bahkan merampas hak-hak rakyat. Hal ini dapat memicu berbagai bentuk penindasan dan ketidakadilan.

4. Menciptakan Presiden Buruk

Memilih pemimpin pelanggar konstitusi akan menciptakan preseden buruk bagi demokrasi. Hal ini dapat mendorong pemimpin lain untuk melakukan hal yang sama, sehingga memicu budaya pelanggaran konstitusi.

5. Membahayakan Masa Depan Bangsa

Memilih pemimpin pelanggar konstitusi berarti membahayakan masa depan bangsa. Kepemimpinan yang tidak berdasarkan konstitusi dapat menghambat kemajuan bangsa dan membawa negara ke arah kemunduran.

Oleh karena itu, sangat penting bagi rakyat untuk tidak memilih pemimpin pelanggar konstitusi. Kita harus memilih pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk menegakkan konstitusi, melindungi hak-hak rakyat, dan membawa bangsa ini ke arah kemajuan.

Beberapa cara untuk memastikan pemimpin yang kita pilih tidak memiliki rekam jejak pelanggaran konstitusi:

  • Pelajari visi dan misi calon pemimpin
  • Telusuri rekam jejak calon pemimpin
  • Periksa kredibilitas informasi yang beredar
  • Berpartisipasi dalam diskusi dan edukasi publik
  • Gunakan hak pilih dengan cerdas

Dengan memilih pemimpin yang taat konstitusi, kita dapat memastikan terciptanya pemerintahan yang adil, demokratis, dan sejahtera.

 

Artikel Terbaru

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

Ponakan Prabowo Jadi Wamenkeu Disebut Sebagai Signal Pengganti Sri Mulyani 

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi  mengangkat ponakannya yang juga Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Djiwandono menjadi wakil menteri keuangan II pada Kamis (18/7).

artikel yang mirip

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran.