HomeHeadlineYayasan Barong Salurkan Bantuan Hunian Layak untuk Warga Miskin di Sorong 

Yayasan Barong Salurkan Bantuan Hunian Layak untuk Warga Miskin di Sorong 

Published on

spot_img

 852 total views

SORONG – Yayasan Barong (Barisan Gotong Royong) Indonesia Baru terus menggencarkan project Membangun Nusantara Baru (MNB) di sejumlah wilayah di Indonesia.

Setelah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jambanisasi dan sanitasi di 3 kabupaten (Brebes, Cilacap, Kebumen), kini Yayasan Barong hadir membantu sejumlah masyarakat miskin ekstrem di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Sebanyak 20 keluarga yang tergolong miskin ekstrem di kampung Kokoda KM.8 Kota Sorong menerima bantuan RTLH dari Yayasan Barong dan telah diresmikan baru-baru ini.

Diketahui kampung Kokoda sendiri dihuni oleh suku Kokoda yang masih hidup di bawah kemiskinan ekstrem.

Kondisi hunian warga miskin di Kampung Kokoda KM 8, Sorong (Gambar: Istimewa)

Mereka sering menerima janji-janji manis dari pemerintah, tetapi tidak terwujud. Pada akhirnya mereka hidup dengan kondisi yang memprihatinkan.

“Itulah alasan kita memilih Kokoda sebagai salah satu titik untuk bantuan RTLH,” kata sekretaris umum Yayasan Barong Mentari Rosesitha kepada INN, Selasa, 20 Februari 2024.

Lanjut Mentari, Yayasan Barong memang telah berkomitmen untuk menggandeng semua pihak, baik pemerintah hingga masyarakat untuk bergotong royong mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Baca juga:

Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Yayasan Barong Indonesia Baru dan Pemprov Jateng Luncurkan Rumah Belajar Pancasila 

“Iya. Saat ini sudah ada 12 titik di Indonesia yang dikerjakan project MNB. Barong berkomitmen untuk bekerjasama menjadi bagian dari project ini dengan tujuan mendorong terciptanya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia,” papar Mentari.

Mentari berharap, project MNB bisa membawa manfaat bagi penerima bantuan dan bisa menjadi wadah bagi masyarakat yang mau bergotong royong membangun kehidupan masyarakat Indonesia yang layak.

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...